Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Halodoc, Jonathan Sudharta menyampaikan pertumbuhan pengguna Halodoc pada masa pandemi naik 20 kali lipat dibandingkan masa sebelum pandemi. Kenaikan ini disebabkan banyaknya orang yang terkena Covid-19 dan mulai sadar dengan Telemedis.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Halodoc dibangun sebelum pandemi, semua orang belum mengerti tentang telemedis. Kebetulan Halodoc sudah terkoneksi dengan rumah sakit, apotek, dan sebagainya itu sebelum pandemi, dan waktu pandemi tiba, semua orang terbantu dengan telemedis ini," ujar Jonathan dalam kunjungannya ke Tempo di Jakarta, Kamis 30 Maret 2023.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ia menyebutkan angka pengguna 20 kali lipat pada masa pandemi Covid-19 ermasuk ekstrem dan tidak normal, karena lonjakannya yang terlalu tinggi. Namun sekarang, memasuki masa pasca-pandemi, perlahan pengguna Halodoc mulai menunjukkan pertumbuhan normal.
"Saat pandemi 20 kali lipat, kalau sekarang normal 100 persen pertumbuhannya," kata dia.
Dia juga mengatakan return rate data pengguna Halodoc yang masuk pada masa pandemi dan yang tidak tetap sama. Sekitar 80 persen kembali dan setahun kira-kira empat kali menggunakan Halodoc. Perbedaannya terletak di masa pandemi adalah lonjakan pengguna yang langsung tinggi.
"Kalau dibilang turun, dibandingkan pandemi ya jelas turun karena pandemi ini ekstrem. Tapi kalau dibandingkan dengan sebelum pandemi, pertumbuhannya naik," ucapnya.
Jonathan menuturkan baik sebelum atau setelah pandemi tren penggunaannya tetap sama. Namun saat pandemi orang-orang lebih banyak yang baru berkenalan dengan Halodoc.
"Dengan tren pengguna yang sama ini, berarti yang bagus yang buat kami sebagai pelaku industri ini, orang bukan pakai Halodoc cuma karena butuh obat Covid, tapi orang butuh Halodoc karena juga butuh kesehatan," kata Jonathan.
Pilihan Editor: Halodoc Tunjuk VIDA Sebagai Mitra Verifikasi Identitas Untuk Optimalkan Layanan Kesehatan
Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.