Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Cegah Badan Pegal-pegal saat WFH dengan Cara Berikut

Badan pegal-pegal selama WHF adalah hal biasa. Pakar memberi tips untuk mengurangi masalah tersebut.

28 Juli 2021 | 16.24 WIB

Ilustrasi duduk (pixabay.com)
Perbesar
Ilustrasi duduk (pixabay.com)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Keinginan untuk berbaring karena badan pegal-pegal selalu menghampiri ketika bekerja dari rumah (WFH). Reaksi sebenarnya merupakan salah satu sinyal tubuh membutuhkan istirahat dan ini merupakan hal yang wajar.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Namun, Anda dapat meminimalkan rasa pegal dan letih tersebut. Spesialis tulang dr. Asa Ibrahim melalui laman Instagramnya membagikan beberapa kiat agar tidak mudah letih dan pegal sehabis bekerja.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Cukup nutrisi
Manusia membutuhkan banyak tenaga untuk menunjang aktivitas dan kerja seharian. Jika asupan kurang atau tidak sesuai, ini dapat membuat lemas saat bekerja dan bila dipaksakan pada akhirnya membuat lemas, pegal, letih, dan malas melakukan hal-hal lain selepas bekerja. Karena itu, Asa mengatakan penting untuk selalu mengawali hari dengan sarapan.

“Jangan telat makan, porsi makan secukupnya, dan bisa makan selingan snack,” tulis Asa. Asupan nutrisi juga harus seimbang, seperti karbohidrat (nasi, kentang, roti), protein (lauk, daging, telur), serta sayur dan buah.

Cukup minum
Selalu sempatkan minum ketika bekerja meskipun tidak merasa haus. Dengan asupan air yang cukup, fungsi tubuh akan berjalan optimal. Sistem sirkulasi darah, organ-organ tubuh, termasuk otot dan sendi, dapat bekerja optimal sehingga konsentrasi terjaga, pikiran lancar, serta koordinasi antara otot dan sendi juga baik.

Posisi ideal saat bekerja
Poin ini sangat penting untuk diperhatikan. Letih, pegal, terutama sakit pada tulang belakang, bahu, dan tangan paling sering berkaitan dengan posisi kerja yang kurang baik, apalagi bagi yang seharian harus berkegiatan duduk di depan komputer.

Lalu, bagaimana posisi yang ideal saat bekerja? Menurut Asa, posisi yang ideal adalah jarak dengan komputer 45-60 cm, duduk tegak dengan punggug lurus dan bahu ke belakang, dan kaki menyentuh lantai. Selain itu, berdiri setiap 15 menit dan peregangan, atau jalan selama 1-2 menit. Perhatikan juga posisi dan postur saat mengangkat barang untuk mencegah nyeri punggung dan sendi.

“Kalau salah posisi bisa mengakibatkan kurva punggung terlalu melengkung dan memberikan tekanan pada ligamen dan otot sekitar tulang belakang dan akhirnya dapat terjadi cedera otot dan ligamen pada area punggung bawah atau bahkan herniasi diskus,” jelasnya.

Olahraga
Lutut atau punggung gampang sakit atau badan dan otot mudah letih? Solusinya adalah perkuat badan. Mulai dari olahraga santai seperti jogging, bersepeda, atau berenang tiga kali seminggu selama 30 menit. Jangan lupa peregangan sendi dan latihan penguatan otot yang sering letih. Tubuh dan otot yang kuat serta sendi yang lentur akan memungkinkan untuk bekerja lebih baik lagi. Jadi, selalu sempatkan untuk berolahraga. Tidak harus di pusat kebugaran, Anda bisa melakukannya di mana saja.

Istirahat
Meskipun sudah melakukan semua kiat yang sudah dijelaskan sebelumnya, istirahat adalah yang terbaik.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus