Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Solo - Mantan Perdana Menteri atau PM Malaysia, Mahathir Mohamad berkunjung ke Indonesia. Dia secara khusus menyambangi kediaman Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu siang, 26 Februari 2025. Di usianya yang tahun ini genap 100 tahun, Mahathir masih tampak bugar.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Mahathir yang didampingi oleh putri sulungnya, Marina Mahathir, dijamu makan siang oleh Jokowi dan istrinya, Iriana, di kediaman Jokowi yang beralamat di Gang Kutai 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari. Saat sejumlah wartawan diperkenankan mengambil foto dan video secara bergantian, keduanya terpantau tengah menyantap menu makan siang bersama sembari menikmati hiburan musik keroncong. Selepas makan siang, Jokowi kemudian mengantarkan Mahathir dan rombongannya mengunjungi sejumlah tempat wisata di Kota Solo.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Usai pertemuannya dengan Mahathir, Jokowi pun mengungkapkan inti pertemuannya dengan sahabatnya itu. Dalam obrolan ringan mereka, Jokowi menyebut istrinya, Iriana, sempat bertanya kepada Mahathir resep bugar di usia 100 tahun. “Tadi Ibu Jokowi tanya Tun Mahathir kan beliau sudah berusia 100 tahun, resepnya apa?" ucap Jokowi menirukan pertanyaan Sang Istri kepada Mahathir.
Ternyata resep yang diberikan Mahathir cukup sederhana, yaitu, makan secukupnya dan berpikir positif. "Tun Mahathir sampaikan, pertama, makan sedikit, secukupnya. Yang kedua berpikir positif, produktif dan berpikir positif. Saya setuju semuanya,” ungkap Jokowi.
Dia menambahkan saat makan bersama diriingi dengan alunan musik keroncong lagu Bengawan Solo, ciptaan Gesang. Lagu tersebut sangat terkenal di Malaysia. “Sampai senangnya (Mahatir) sama lagu itu, naik dua kali (dinyanyikan dua kali),” ujar dia.
Jokowi memastikan pertemuannya dengan Mahathir kemarin untuk silaturahmi. Mengingat ia sudah lama bersahabat dengan Mahathir. “Silaturahmi biasa, karena saya dengan Tun Mahathir sangat baik saat Gubernur DKI Jakarta hingga menjabat sebagai presiden, waktu ke Kuala Lumpur juga diterima beliau,” katanya.
Dia juga menyebutkan Mahathir memberikan penghargaan atas capaian Indonesia bisa memberi memproduksi pangan pada rakyat. “Yang pertama beliau tadi menyampaikan ke saya sangat memberikan penghargaan atas capaian Indonesia bisa memberi memproduksi pangan, bisa mencukupi pangan untuk rakyatnya yg jumlahnya 280 juta jiwa,” ungkapnya.
Di lain sisi, Jokowi mengatakan bahwa di Malaysia sekarang memang ada kenaikan harga utama beras Dia ingin membantu agar produk petani lokal bisa terserap di sana. “Saya hanya ingin berusaha agar produk-produk UMKM petani dan nelayan kita bisa menembus ke pasar-pasar ekspor, maupun pasar lokal dalam sebuah kapasitas yang jauh lebih besar,” kata dia.