Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Tiga menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo disebut akan menghadiri Aksi Bela Palestina di Monumen Nasional (Monas) besok.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Aksi yang digelar oleh Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina itu memang mengundang sejumlah tokoh nasional.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Kemungkinan yang akan hadir beberapa menteri, ketua MPR, DPR, DPD, tokoh-tokoh nasional," kata Ketua Koordinator Lapangan Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina, Bachtiar Nasir, saat dihubungi TEMPO, Sabtu, 4 November 2023.
Koordinator Humas Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina, Selo Ruwandanu, membenarkan kehadiran beberapa menteri dalam acara itu.
Menurut dia, menteri yang akan hadir di antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
"Besok insya Allah akan ada 3 menteri datang, tuh. Menlu Bu Retno, Menko PMK, Menag," kata Selo pada Tempo.
Tak hanya menteri, dalam undangan yang dibagikan Selo, terlihat tokoh nasional muslim yang dijadwalkan hadir seperti Din Syamsuddin, Cholil Nafis, dan Hidayat Nur Wahid. Selain itu, ada pula tokoh kristiani seperti Henrek Lokra yang turut diundang.
Selo mengatakan acara ini bukan milik umat Islam saja, tapi milik semua umat beragama. "Walaupun penggagasnya MUI, ini acara lintas agama. Jadi, non muslim juga hadir di sini. Sekretarisnya saja Jimmy Sormin," tuturnya.
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bergabung dalam Aksi Bela Palestina itu. "Tidak usah mikir agama, tidak usah mikir ajaran apa lah,” kata dia dalam konferensi pers dikutip dari situs resmi MUI, Kamis, 2 November 2023.
Cholil menilai, menyaksikan warga Gaza, Palestina, yang tidak bersalah turut dibom dan dibunuh oleh tentara Israel, akan memanggil rasa kemanusiaan. “Tidak usah pakai alasan apa-apa," katanya.
Seruan aksi atas nama aliansi rakyat Indonesia, kata Cholil, untuk menyuarakan kepada dunia bahwa masyarakat Indonesia menolak dan mengecam segala bentuk penjajahan yang dilakukan oleh Israel.
Menurut Cholil, cara membantu kepada sesama muslim dapat dilakukan dengan tiga hal. Pertama, dengan mengubah situasi dengan menggunakan kekuasaan. Kedua, dengan seruan doa, dan ketiga dengan inkar bil-lisan.
"Besok itu adalah inkar bil-lisan. Kami akan kumpul di Monas 5 November pagi untuk menyampaikan lisan kami kepada dunia bahwa masyarakat Indonesia mengutuk dan marah terhadap tindakan Israel ke Palestina," katanya.
Pilihan Editor: Jelang Aksi Bela Palestina Besok, Begini Persiapan di Monas