Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto meminta kepala daerah mendukung Program Strategis Nasional (PSN) saat menjadi pembicara dalam retret kepala daerah 2025 di Akmil Magelang, Jawa Tengah. Dukungan itu dilakukan dengan mengoptimalkan potensi daerah masing-masing. Potensi itu mencakup pemanfaatan aspek geografi, demografi, sumber kekayaan alam, serta ekologi sebagai modal utama pembangunan wilayah.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Yang perlu dipahami adalah pemimpin daerah harus memahami kondisi potensi wilayah, karena setiap potensi wilayah itu akan berbeda-beda. Jangan kita juga mengabaikan kearifan lokal, karena itu juga bagian penting untuk memajukan daerah,” kata dia, Kamis, 27 Februari 2025 dalam keterangan resmi Kemendagri.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Putranto mengatakan, KSP memiliki peran strategis dalam pengendalian PSN dan pengelolaan isu-isu strategis nasional. KSP bertugas memastikan implementasi PSN melalui koordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) serta Pemda. Langkah ini bertujuan mewujudkan visi-misi besar yang termuat dalam Asta Cita.
“Kemudian KSP juga berperan sebagai pusat koordinasi lintas sektoral, untuk memastikan kebijakan yang dilaksanakan sesuai dengan visi-misi Presiden. Koordinasi lintas sektoral inilah untuk mencakup beberapa [program] terkait dengan pemerintah daerah nantinya,” kata dia.
Lebih lanjut, Putranto menekankan bahwa Pemda harus memiliki kemampuan creative problem solving yang adaptif, inovatif, dan fleksibel. Hal ini diperlukan untuk menjawab tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, keberhasilan suatu daerah sangat bergantung pada kepemimpinan yang visioner.
“Pemimpin daerah merupakan kunci keberhasilan, sehingga harus melakukan beberapa di antaranya ialah bagaimana mengakselerasi implementasi kebijakan yang tepat sasaran. Kemudian penguatan koordinasi antara lembaga untuk beradopsi dengan perubahan-perubahan yang ada,” ujar dia.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto sebelumnya menegaskan bahwa retret kepala daerah bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka.
Saat berada di Magelang pada Sabtu, 22 Februari 2025, Bima menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bertanggung jawab dalam memperkuat kompetensi setiap kepala daerah.
Presiden Prabowo Subianto akan memimpin Parade Senja dalam rangka pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 27 Februari 2025 sore.
"Presiden Prabowo akan memimpin Upacara Parade Senja di Akademi Militer," kata Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangan resmi, Kamis, 27 Februari 2025.
Esok hari, Jumat, 28 Februari 2025, Presiden Prabowo dijadwalkan akan memberikan pengarahan dalam rangka Pembelajaran Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah Seluruh Indonesia.
Yusuf mengatakan, kunjungan Prabowo ke Akademi Militer Magelang ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Pun menegaskan komitmen Prabowo dalam membentuk kepemimpinan yang kuat dan berkarakter bagi para pemimpin daerah di Indonesia.
Pilihan Editor: Parade Senja Retret Kepala Daerah, Semua Mantan Presiden Diundang termasuk Megawati