Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepala daerah aktif menarik para investor untuk menumbuhkan perekonomian. Untuk membangun kepercayaan investor, kata Luhut, kepala daerah harus memiliki kredibilitas dalam memberikan pelayanan yang memudahkan mereka untuk berusaha.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Selain itu, kolaborasi antarpihak juga dibutuhkan untuk mendukung berbagai rencana pembangunan," kata Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi pembicara pada retret pembekalan kepala daerah di Magelang dikutip dari keterangan resmi Kementerian Dalam Negeri Rabu, 26 Februari 2025.
Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman 2016-2019 ini mengatakan, untuk membangun perekonomian, kepala daerah dapat melibatkan akademisi dari perguruan tinggi di daerahnya masing-masing. Mereka bisa dilibatkan dalam upaya menemukan langkah strategis yang perlu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian.
Menurut Luhut, untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Selain itu juga harus mampu menavigasi berbagai tantangan, baik global maupun domestik. Namun hal itu dapat diatasi melalui kolaborasi banyak pihak.
“Saya pikir kita kalau kompak tidak ada yang bermasalah, saya pikir bisa kita selesaikan, masalah apa pun itu kita bisa selesaikan,” kata dia.
Kekompakan itu telah ditunjukkan saat Indonesia diterpa pandemi Covid-19. Indonesia dinilai berhasil menangani pandemi tersebut. Keberhasilan itu tidak lepas dari kerja sama semua pihak. Dengan demikian, kolaborasi dalam menumbuhkan ekonomi pun dinilai dapat dilakukan.
“Presidennya mau kerja keras cepat ya kita dukung saja, tapi kita harus kompak,” kata dia.
Dirinya mengingatkan kepala daerah agar memanfaatkan jabatannya untuk mengabdi kepada masyarakat dan menjawab berbagai tantangan. Menurutnya, tantangan tersebut bakal bisa ditangani bila semua pihak yang terlibat bersatu. “Tapi inti dari saya bilang, bangun kebersamaan dan banggalah kau jadi orang Indonesia,” kata dia.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto sebelumnya menegaskan bahwa retret kepala daerah bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka. Saat berada di Magelang pada Sabtu, 22 Februari 2025, Bima menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bertanggung jawab dalam memperkuat kompetensi setiap kepala daerah.