Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City naik ke posisi keempat klasemen Liga Inggris setelah menang 1-0 atas Tottenham Hotspur di Anfield, Kamis dinihari WIB, 27 Februari 2025. Pelatih Pep Guardiola menyebutnya sebagai "kemenangan yang sangat penting" dalam perjalanan timnya musim ini, juga memberikan gambaran menjanjikan tentang masa depan serangan City.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Haaland, yang kembali dari cedera lutut dan langsung dimainkan sebagai starter, mencetak gol ke-20-nya di Premier League musim ini. Ia menunjukkan penyelesaian yang mematikan setelah menerima umpan silang Jeremy Doku.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Gol tersebut membuktikan keganasan striker Norwegia itu dan sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu mesin gol terbaik dunia. Haaland bahkan nyaris mencetak gol kedua di penghujung laga, namun wasit Jarred Gillett membatalkannya karena pelanggaran handball setelah peninjauan VAR yang cukup lama.
Hasil ini menjadi kebangkitan setelah pekan sebelumnya dikalahkan Liverpool. Man City kembali ke posisi empat besar dengan 47 poin dari 27 pertandingan. "Ini adalah hasil yang sangat bagus bagi kami, terutama untuk kualifikasi Liga Champions," ujar Guardiola seusai pertandingan.
Pelatih asal Spanyol ini menilai timnya tampil lebih baik di babak awal. "Di babak pertama, kami seharusnya bisa menutup pertandingan lebih awal karena banyak peluang tercipta. Namun, di babak kedua, kami menderita tekanan dari Spurs," kata dia.
Guardiola juga memberikan apresiasi kepada para pemain bertahan dan kiper Ederson, yang tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk blok brilian untuk menggagalkan tembakan Son Heung-min lima menit sebelum waktu normal berakhir.
Menurutnya, performa ini menjadi pengingat bahwa tim tidak boleh lengah meski sudah unggul. "Babak pertama kami lebih baik, tapi di babak kedua Tottenham lebih kuat. Kami punya peluang untuk menjauh 2-0 atau 3-0, tetapi sepak bola selalu seperti itu. Anda tidak bisa berhenti bermain. Tim-tim modern bermain sangat tinggi, jadi jika Anda berhenti fokus, apa pun bisa terjadi," kata Guardiola.
Guardiola juga menyoroti potensi besar dari trio penyerang muda City. Ia melihat kombinasi antara Haaland, Doku, dan pemain muda lainnya sebagai fondasi masa depan klub. "Gol Haaland hari ini adalah gambaran masa depan. Kami memiliki tim yang sangat muda. Trio di lini depan adalah masa depan klub," kata dia.
Ketika ditinggal beberapa pemain inti yang cedera, ia melihat harapan masih ada buat timnya. "Nico (Otamendi) ketika Rodri kembali akan menjadi bagian dari masa depan. Khusanov, Anda melihatnya hari ini, Josko juga masih muda. Bernardo, Gundogan, dan Kevin masih sangat penting, tapi ini soal waktu. Pemain baru yang akan kami datangkan di musim panas nanti harus memimpin klub ini untuk bertahun-tahun ke depan," kata Guardiola.
Dengan kombinasi pemain senior yang berpengalaman dan talenta muda yang menjanjikan, Guardiola optimistis bahwa City akan terus berkembang dan bersaing di level tertinggi. "Kami harus terus belajar dari setiap pertandingan. Musim ini kami sudah kehilangan banyak poin setelah hasil imbang atau kekalahan. Semoga, kami bisa terus memperbaiki diri," kata dia.
REUTERS, MANCITY