Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Sepakbola

Dapat Restu Indra Sjafri, Tiga Pemain Keturunan akan Dinaturalisasi PSSI untuk Perkuat Timnas U-20 Indonesia

Indra Sjafri mengungkapkan PSSI akan menelusuri garis keturunan tiga pemain yang direkomendasikan untuk dinaturalisasi memperkuat Timnas U-20 Indonesia.

1 Juli 2024 | 22.03 WIB

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 1 Juli 2024. TEMPO/Randy
Perbesar
Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 1 Juli 2024. TEMPO/Randy

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Indra Sjafri mengatakan telah merekomendasikan tiga pemain keturunan untuk dinaturalisasi PSSI. Nama-nama tersebut didapat dari hasil pemantauan yang dilakukan di Belanda dan Mauricio Revello Tournament atau Tolon Tournament pada Mei 2024 lalu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

"Saya ada merekomendasikan posisi depan satu, center back satu, dan kalau enggak salah bek kiri satu. Saya sudah bicarakan itu dengan PSSI," ujar dia saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 1 Juli 2024.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pelatih berusia 60 tahun itu sebelumnya menyambangi Belanda untuk bertemu dengan sejumlah pemain keturunan yang berpotensi dinaturalisasi. Lima di antaranya diikutsertakan dalam skuad Timnas U-20 yang berlaga di Toulon Tournament, yakni Jens Raven, Sam Yvel, Mauresmo Hinoke, Tim Geypens, dan Dion Markx.

Indra tidak mengungkapkan secara detail siapa saja nama-nama pemain yang dimaksud. Akan tetapi, jika ditelusuri dari posisinya, kemungkinan besar nama-nama tersebut adalah Mauresmo Hinoke, Tim Geypens, dan Dion Markx. Sementara Jens Raven sebelumnnya telah lebih dulu dinaturalisasi."Untuk namanya biar PSSI yang merilis karena nama tersebut akan muncul valid kalau setelah silsilahnya ditelusuri dan memang bisa untuk diproses dan orang tuanya mau untuk diproses."

"Nanti PSSI yang akan menelusuri silsilahnya terlebih dahulu karena saya juga mendengar ada yang tidak sesuai dengan Undang-Undang nomor 12 tahun 2006 dan juga enggak sesuai dengan aturan FIFA. Makanya sekarang tim PSSI sedang mencoba menelusuri apakah secara administrasi memungkinkan untuk diproses atau tidak," kata Indra menambahkan.

Saat ini, Indra tengah memimpin skuad Timnas U-19 Indonesia yang akan berlaga di ASEAN U-19 Boys Championship atau Piala AFF U-19 2024. Total ada 32 pemain yang diikutsertakan dalam pemusatan latihan, termasuk dua nama diaspora, Welber Jardim dan Jens Raven. Ia masih dalam proses seleksi untuk menentukan 23 pemain yang bakal dibawa ke Surabaya.

"Tahapan selanjutnya kami akan mengurangi dari 32 pemain menjadi 26 pemain pada pekan ini. Setelah itu, fokus ke taktikal untuk menghadapi fase grup. Dari 26 pemain itu nantinya hanya boleh dibawa 23 pemain, jadi kami masih mengurangi tiga pemain lagi," ucapnya.

Timnas U-19 Indonesia tergabung dalam grup A Piala AFF U-19 2024 bersama Timor Leste, Kamboja, dan Filipina. Ajang dua tahunan tersebut akan digelar di Surabaya mulai 17-29 Juli mendatang. Garuda Muda dijadwalkan bertolak ke Kota Pahlawan pada 10 Juli, tapi sebelumnya mereka bakal beruji coba terlebih dahulu melawan Malut United pada 9 Juli. Setelah itu, Arkhan Kaka dan kawa-kawan akan kembali berlatih tanding melawan Tim PON Jawa Timur pada 12 Juli 2024.

Pilihan Editor: Hasil Piala AFF U-16 2024: Diwarnai Kartu Merah, Timnas U-16 Indonesia Takluk 3-5 dari Australia

Randy Fauzi Febriansyah

Jurnalis olahraga Tempo

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus