Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pertamina UMK Academy Buka Peluang Global

Program pembinaan UMKM dari Pertamina sukses mengantarkan ribuan pelaku usaha meraih pertumbuhan signifikan dan menembus pasar internasional.

3 April 2025 | 18.22 WIB

Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 menghadirkan 239 jenama kebanggaan tanah air dengan menampilkan lebih dari 1.000 koleksi fesyen. Dok. Pertamina
Perbesar
Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 menghadirkan 239 jenama kebanggaan tanah air dengan menampilkan lebih dari 1.000 koleksi fesyen. Dok. Pertamina

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

INFO NASIONAL - Sejak pertama kali digelar pada tahun 2020, UMK Academy yang diinisiasi oleh PT Pertamina (Persero) telah menjadi wadah pembinaan bagi ribuan pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk naik kelas lebih cepat. Program ini menawarkan berbagai manfaat yang berdampak nyata terhadap perkembangan usaha, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga ekspansi ke pasar global.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sebagai program pembinaan UMKM, Pertamina UMK Academy mengusung empat kurikulum utama, yakni Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Setiap kurikulum dirancang untuk menjawab kebutuhan strategis UMKM dalam menghadapi tantangan industri, seperti adopsi praktik bisnis modern, pemanfaatan teknologi digital, pemasaran berbasis online, hingga kesiapan memasuki pasar internasional. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Banyak pelaku usaha yang telah merasakan langsung manfaat dari program ini, salah satunya Defria Kirana, founder Haluan Bali,sebuah brand fesyen khas Indonesia. Setelah mengikuti Pertamina UMK Academy, usahanya berkembang pesat hingga mampu menembus pasar Australia, Jepang, Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat.  

"Pertamina UMK Academy adalah program yang sangat keren. Saya bisa mendapatkan ilmu, networking, kesempatan mengikuti pameran, hingga tambahan modal usaha," ujar Defria, yang juga menjadi Champion kelas Go Online Pertamina UMK Academy 2024.  

Selain meningkatkan positioning brand Haluan Bali, Defria juga bersyukur karena berhasil memperoleh hibah alat teknologi yang membantu efisiensi proses produksi.  

Hal serupa dirasakan oleh Bayu Ratna Diny, pemilik Diby Leather, yang mengalami lonjakan omzet setelah mengikuti kelas Go Global. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi strategis, termasuk dengan komunitas perempuan dan sektor pemerintah.  

Sementara itu, Ika Bunga Maharani, pemilik Exobrooch, mengungkapkan bahwa ia berhasil meningkatkan jumlah pelanggan sekaligus menghemat biaya produksi berkat pelatihan Go Modern. Lebih dari itu, program ini juga mendorongnya berinovasi dalam menciptakan produk ramah lingkungan, seperti Eco-friendly scrunchie, sustainable hairpin batik, sustainable HP strap, hingga kostum berbahan limbah rumah tangga.

Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto, menjelaskan bahwa ada enam manfaat utama yang diperoleh UMKM yang mengikuti Pertamina UMK Academy :  

1. Pelatihan dan Pendampingan Bisnis  
UMKM mendapatkan bimbingan dari mentor profesional untuk meningkatkan strategi bisnis.  

2. Gamifikasi untuk Pengembangan Skill  
Program pelatihan berbasis gamifikasi mendorong UMKM lebih aktif dan inovatif.  

3. Bantuan Sertifikasi Usaha
Memudahkan UMKM memperoleh sertifikasi yang meningkatkan daya saing produk di pasar.  

4. Dukungan Pemasaran dan Branding
UMKM didorong untuk memperluas jangkauan pemasaran, terutama melalui digitalisasi.  

5. Jaringan dan Kolaborasi Bisnis  
Memfasilitasi UMKM untuk terhubung dengan sesama pelaku usaha dan investor potensial.  

6. Hibah Alat Produksi 
Membantu UMKM dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produk mereka.  

Sejak pertama kali digelar, program ini telah mencetak ratusan UMKM yang berhasil berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, Pertamina UMK Academy merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM.  

"Dari tahun ke tahun, antusiasme pelaku UMKM terhadap program ini terus meningkat. Ini membuktikan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat global. Kami berharap UMK Academy 2025 dapat mencetak lebih banyak UMKM sukses dari program sebelumnya," ujar Fadjar.  

Tahun 2024 mencatat lebih dari 8.000 UMK yang mendaftar program ini, dengan 1.686 UMK berhasil lolos ke tahap regional. Pada UMK Academy 2025, Pertamina akan mengintegrasikan aspek Go Green, sejalan dengan visi perusahaan dalam mendukung produk ramah lingkungan dan target Net Zero Emission 2060.  

Dengan berbagai inisiatif ini, Pertamina terus mendorong UMKM Indonesia untuk tumbuh lebih kuat, inovatif, dan berdaya saing global, selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) serta penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.(*)

Prodik Digital

Prodik Digital

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus