Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Sistem pemantauan tekanan ban motor balap bakal diberlakukan mulai Grand Prix MotoGP Inggris 2023 pada bulan depan. Nantinya para pembalap atau tim yang melanggar aturan tersebut bakal dikenakan sanksi atau penalti.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Aturan tekanan ban motor balap tersebut diberlakukan atas permintaan dari Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge. FIM pun memastikan kebijakan ini bakal diterapkan pada sesi Sprint Race dan balapan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Pelanggaran teknis biasanya mengakibatkan diskualifikasi dari sesi atau balapan, tetapi karena sistem ini baru untuk Kelas MotoGP dan dibawa pada pertengahan musim, Steward telah menyetujui skala penalti bertahap,” bunyi pernyataan resmi MotoGP, dikutip Tempo.co.
“Untuk memastikan penalti berlaku untuk balapan Sprint atau Grand Prix karena tekanan ban tidak sesuai, itu akan menjadi penalti waktu yang diberikan setelah balapan,” lanjut pernyataan di laman resmi MotoGP.
Berikut skala penalti tekanan ban:
- Pelanggaran ke-1: Peringatan
- Pelanggaran ke-2: penalti waktu 3 detik
- Pelanggaran ke-3: penalti waktu 6 detik
- Pelanggaran ke-4: penalti waktu 12 detik
Setelah tim MotoGP sudah terbiasa dengan sistem tekanan ban, targetnya adalah menerapkan penalti standar kepada pelanggar, yakni diskualifikasi. Namun sanksi tersebut belum akan diberlakukan pada Grand Prix MotoGP Inggris 2023.
Penalti tekanan ban ini hanya akan diberlakukan di kelas MotoGP saja. Dengan begitu, Grand Prix Moto2 dan Moto3 tidak menerapkan kebijakn tersebut. Namun kelas Moto2 dan Moto3 memiliki aturan tekanan ban minimum.
Sebelumnya Direktur Teknik MotoGP, Danny Aldridge menjelaskan bahwa ukuran tekanan ban depan motor balap minimal sebesar 1,88 bar. Sedangkan untuk ban belakang, minimalnya 1,7 bar.
Lebih lanjut dirinya menerangkan bahwa MotoGP 2023 paruh kedua bakal menggunakan sensor untuk memantau tekanan di ban depan. FIM akan memanfaatkan teknologi Electronic Control Unit (ECU) dari Magneti Marelli.
Nantinya semua informasi akan dienkripsi dan diterukan ke pencatat waktu resmi. Jika terjadi pelanggaran, pembalap akan menerima pesan di dasbor motor balapnya.
Pilihan Editor: New Kawasaki ZX-6R Rilis di Indonesia, Harganya Rp 359,9 Juta
MOTOGP
Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto