Penjual bunga, Yaima Gonzalez Matos (33) (kanan), memasukkan seikat bunga aster ke mobil tuanya, dengan bantuan sopir, Lazaro, di San Antonio de los Banos, Kuba, 29 Januari 2015. Gonzalez bermimpi suatu hari akan memiliki bisnis yang cukup besar yang membuatnya mampu membeli truk. (AP/Ramon Espinosa)
Sopir pengantar bunga, Lazaro, menyusun tumpukkan aster, di San Antonio de los Banos, Kuba, 29 Januari 2015. Saat ini Yaima Gonzalez (33), hanya mampu membayar Lazaro $ 20 dolar per hari termasuk bahan bakar untuk mengangkut bunga ke kota. (AP/Ramon Espinosa)
Bagian belakang mobil milik Yaima Gonzales Matos (33), dipenuhi bunga yang akan diangkut ke Havana dari San Antonio de los Banos, Kuba, 29 Januari 2015. Setiap Senin dan Kamis, Gonzales, mengunjungi belasan petani yang menjual bunga matahari, mawar, lili, dan bunga lainnya, untuk dijual kembali. (AP/Ramon Espinosa)
Penjual bunga, Yaima Gonzalez Matos, mengantar bunga dengan mobil tuanya, di San Antonio de los Banos, Kuba, 29 Januari 2015. (AP/Ramon Espinosa)
Penjual bunga, Yaima Gonzalez Matos (33) (kanan), terlihat dari kaca mobil usai mengantar bunga ke pelanggannya di Havana, Kuba, 29 Januari 2015. (AP/Ramon Espinosa)