Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Kamis, 4 April 2024, menerima kunjungan kehormatan dari Presiden Terpilih Indonesia dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Pertemuannya ini ia tulis di laman Facebooknya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Anwar mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari rencana kunjungan Prabowo selama kunjungan satu hari ke Malaysia.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dalam pertemuan yang berlangsung di Putrajaya itu, kedua pemimpin ini saling berbagi pengalaman dan bertukar pendapat mengenai karir masing-masing. Mereka juga membicarakan hal-hal yang dapat mempererat hubungan Indonesia-Malaysia.
“Perjalanan karir politik kami yang nyaris sama ketika diuji dengan berbagai tantangan sebelum dilantik, juga menjadi perbincangan santai selain diselingi kisah Prabowo saat melanjutkan studi dan pendidikan menengah di Victoria Institution (VI) Kuala Lumpur,” katanya.
Selain mengucapkan selamat dan mendoakan semoga sukses untuk Prabowo yang akan dilantik sebagai Presiden Indonesia ke-8, Anwar juga berharap agar persahabatan antara kedua negara bertetangga ini dapat terus terjalin dengan baik dan semakin erat demi kepentingan bersama.
Dalam kunjungan singkat tersebut, Prabowo juga menghadiri pertemuan tertutup dengan Menteri Pertahanan Mohamed Khaled Nordin.
Malaysia menjadi negara ketiga yang dikunjungi Prabowo dalam rangkaian lawatan luar negerinya, setelah Cina dan Jepang, sejak dia ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai calon presiden terpilih pada 20 Maret 2024.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha dalam siaran resminya di Jakarta, Kamis, menyampaikan Prabowo dan rombongan tiba di Pangkalan Udara Subang, Shah Alam, Selangor, Malaysia pada Rabu malam.
“Pertemuan kedua negara ini didasarkan pada keinginan untuk memperkuat hubungan diplomatik serta rasa optimisme bahwa kerja sama pertahanan Indonesia dan Malaysia akan semakin signifikan di masa yang akan datang,” kata Edwin menjelaskan tujuan lawatan Prabowo ke Malaysia saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Di Malaysia, Prabowo turut didampingi beberapa pejabat dari TNI dan Kemhan RI serta DPR RI, di antaranya Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sugiono, Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Letjen TNI Yudi Abrimantyo, dan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari.
Prabowo memulai rangkaian lawatannya ke tiga negara, yaitu Cina, Jepang, dan Malaysia untuk bertemu tidak hanya sesama menteri pertahanan, tetapi juga kepala negara dan kepala pemerintahan masing-masing negara.
Di Cina, Prabowo bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping, Perdana Menteri Cina Li Qiang, dan Menteri Pertahanan Cina Laksamana Dong Jun. Pertemuan dengan ketiga petinggi Cina itu berlangsung di Beijing.
Kemudian di Jepang, Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Fumio Kishida dan Menteri Pertahanan Minoru Kihara.
Prabowo menemui PM Kishida dan Menhan Kihara masing-masing di Kantor Perdana Menteri Jepang dan Kantor Kementerian Pertahanan Jepang yang keduanya berada di Tokyo.
Dalam pertemuan itu, Cina dan Jepang kompak menyampaikan sikap mereka untuk terus meningkatkan kerja sama dan memelihara hubungan baik dengan Indonesia yang telah terjalin cukup lama.
ANTARA
Pilihan Editor: Korban Luka Gempa Taiwan Bertambah Menjadi Lebih 1.000 Orang