Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Tokoh Misoginis Andrew Tate Ditahan karena Eksploitasi Seks, Rolls-Royce dan BMW-nya Disita

Harta Andrew Tate senilai Rp60 miliar disita dalam kasus dugaan eksploitasi seksual terhadap enam perempuan.

16 Januari 2023 | 14.15 WIB

Andrew Tate (Instagram/wealthquint.com)
Perbesar
Andrew Tate (Instagram/wealthquint.com)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Pihak berwenang Rumania menyita barang dan uang senilai 18 juta lei atau hampir Rp60 miliar sebagai bagian dari penyelidikan kriminal atas dugaan perdagangan orang yang berujung pada penangkapan tokoh internet Andrew Tate.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Dalam sepekan terakhir, telah disita 29 aset bergerak, termasuk kendaraan mewah dan jam tangan, serta uang tunai dalam berbagai mata uang, katanya dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam, kata Badan Nasional untuk Pengelolaan Aset yang Disita Rumania, Sabtu malam, 14 Januari 2023.
 
Reuters melaporkan beberapa mobil, termasuk Rolls-Royce, BMW dan Mercedes-Benz, disita dari rumah Tate di pinggiran ibu kota, Bucharest, untuk diangkut ke lokasi penyimpanan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Andrew Tate, saudara laki-lakinya, dan dua perempuan warga Rumania ditahan pada 29 Desember atas tuduhan membentuk geng kriminal untuk mengeksploitasi enam perempuan secara seksual. Mereka membantah melakukan kesalahan.

Mereka yang ditahan menggugat surat perintah penangkapan 30 hari mereka, tetapi pengadilan banding Bucharest menolak gugatan tersebut minggu ini dan mengatakan mereka harus tetap dalam tahanan polisi.
 
Andrew Tate, mantan kontestan acara realitas Inggris, Biug Brother, menjadi terkenal karena ucapan misoginis dan ujaran kebencian di media sosial

Ia dilarang dari semua platform media sosial utama, meskipun akun Twitter-nya aktif kembali pada November setelah Elon Musk mengakuisisi platform tersebut. Tate, yang berkewarganegaraan AS dan Inggris, pernah mengatakan perempuan ikut bertanggung jawab atas pemerkosaan dan bahwa mereka adalah milik laki-laki.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus