Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Seri balap Formula 1 di Sirkuit Monza GP Italia 2020 akan digelar tanpa penonton karena pandemi virus corona. Kebijakan ini menjadi kerugian bagi tim Ferrari karena harus kehilangan dukungan langsung dari para penggemar di kandang. "Edisi 2020 Grand Prix Formula 1 Italia di Autodromo Nazionale Monza pada 4-6 September akan digelar secara tertutup, yaitu tanpa penonton," demikian pengumuman resmi penyelenggara dari situs Monzanet, dikutip Reuters, 30 Juli 2020.
Itu menjadi pukulan keras bagi para penggemar Ferrari. Musababnya, Italia, pada kalender revisi musim 2020 Formula 1, kebagian tiga slot balapan. Selain Sirkuit Monza, balapan F1 akan digelar di Sirkuit Mugello dan Sirkuit Imola, yang terletak tidak jauh dari markas tim berlogo kuda jingkrak itu.
Sirkuit Mugello sendiri merupakan trek yang dimiliki Ferrari dan tahun ini bakal untuk kali pertamanya menjadi tuan rumah balapan Formula 1. Sementara itu, Ferrari mengakui sudah kewalahan dengan paket mobil seri SF1000 yang cukup lamban ketimbang rival-rivalnya. Mereka terjebak di peringkat lima konstruktor setelah tiga balapan.
Tiga balapan awal di Austria dan Hungaria bulan ini juga digelar tanpa penonton, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Demikian pula dua seri selanjutnya yang akan dihelat di Silverstone, Inggris mulai akhir pekan ini. Grand Prix Italia dan Grand Prix Inggris sejauh ini belum pernah absen di kalender F1 sejak kejuaraan dunia itu bermula pada 1950.
Tahun lalu, para tifosi memerahkan area di depan podium Monza ketika Charles Leclerc mempersembahkan kemenangan bagi Ferrari. Terakhir kali pabrikan Italia itu merayakan kemenangan di kandangnya terjadi saat Fernando Alonso menjadi juara di sirkuit sepanjang 5,7km itu pada 2010.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini