Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Sean Dyche menandai debutnya bersama Everton dengan mengalahkan pemimpin klasemen Liga Inggris, Arsenal, 1-0 di Goodison Park, pada pekan ke-22, Sabtu, 4 Februari 2023.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Gol James Tarkowski pada menit ke-60 menjadi penentu kemenangan The Toffees. Hasil ini mengakhiri rentetan 10 pertandingan tanpa kemenangan sejak Oktober lalu di bawah pelatih sebelumnya, Frank Lampard, yang dipecat pada 23 Januari lalu.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Di laga ini, Everton kalah dalam penguasaan bola. The Gunners mendominasi pertandingan, dengan penguasaan bola mencapai 71 persen. Meski begitu, tim tuan rumah mampu membuat pasukan Mikel Arteta tak bisa mencetak gol.
Seusai pertandingan Dyche yang resmi menjadi pelatih Everton sejak Senin, 30 Januari lalu, mengungkapkan kunci kemenangan timnya. Pemain Everton James Tarkowski melakukan selebrasi bersama Amadou Onana dan Abdoulaye Doucoure dalam pertandingan Liga Inggris di Goodison Park, Liverpool, 4 Februari 2023. Arsenal harus akui keunggulan tuan rumah Everton dengan skor 1-0. Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
"Kinerja adalah kata yang tepat karena Anda tidak bisa menjamin hasil dari pertandingan apa pun, tentu saja melawan pemimpin liga yang bermain sangat baik," kata Dyche dikutip dari Sky Sports.
"Tapi saya menginginkan kinerja. Para pemain telah memberikan banyak ketulusan selama pekan ini adan banyak rasa hormat dalam perubahan yang kami coba buat, tetapi saya mengatakan kepada mereka, 'Itu tindakan, itulah kuncinya."
"Anda dapat melihat dengan jelas ada respons," ujarnya.
Dalam pertandingan itu, satu-satunya gol yang tercipta berasal dari set-piece. Dwight McNeil, pemain sayap kiri, melakukan sepak pojok, dan bek tengah Tarkowski yang menjebol gawang Arsenal dengan sundulan kepala. Kedua pemain ini diasuh Dyche di klub sebelumnya, Burnley. Mereka bergabung dengan Everton pada musim panas lalu.
Menyinggung soal gol tersebut, Dyche menjawab dengan candaan. "Tentu saya, saya yang merancang semuanya," ucapnya. "Kami percaya pada set piece kami, itu adalah senjata berharga lain untuk digunakan tim."
"Itu umpan yang bagus dan sundulan yang bagus dan saya pikir kami menyebabkan masalah dengan itu hari ini."Pemain Everton James Tarkowski membobol gawang Arsenal yamg dikawal Aaron Ramsdale dalam pertandingan Liga Inggris di Goodison Park, Liverpool, 4 Februari 2023. REUTERS/Carl Recine
Pelatih asal Inggris, 51 tahun, ini menegaskan bahwa kemenangan atas Arsenal menjadi awal untuk langkah Everton di laga-laga berikutnya.
"Ini adalah titik awal. Satu (kemenangan) tidak menjamin yang berikutnya. Itulah yang saya pelajari sejak menjadi pemain sepak bola profesional 16 tahun. Ini adalah awal, cara mereka mengambilnya dan kebanggaan setelah apa yang kami coba lakukan pekan ini dan saya menghargai itu," kata dia.
Lebih lanjut, mantan pelatih Burnley ini menekankan bahwa titik fokusnya adalah para pemain. Mereka telah melakukan banyak hal pekan ini. Dia telah melihat upaya maksimal dari para pemain.
"Mereka berada dalam posisi yang tidak menyenangkan bagi siapa pun. Saya masih percaya kami bisa meningkatkan dengan permainan kami."
"Ini memberi kami platform untuk bergerak ke depan. Kami telah melakukan banyak hal dalam pekan ini untuk mendapatkan kemenangan melawan pemuncak liga... kami berhasil memenangkan permainan. Saya ingin mereka memahami dasar-dasar permainan."
Hasil ini belum bisa membuat Everton mentas dari zona degradasi. Mereka kini di urutan ke-18 dengan 18 poin dari 21 pertandingan. Kemenangan ini adalah kali keempat mereka di Liga Inggris musim ini. Mereka lebih banyak menelan kekalahan, yakni 11 kali kalah dan enam kali imbang.
Sementara, bagi Arsenal, ini adalah kekalahan kedua mereka di Liga Inggris musim 2022-2023. Sebelumnya, mereka kalah di Manchester United pada awal September lalu. Hasil itu membuat mereka kini hanya unggul lima poin dari juara bertahan Manchester City yang berada di bawahnya.