Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Tokoh
Nada dan Politik

Berita Tempo Plus

Jalan Politik Raja Dangdut Rhoma Irama

Kiprah Rhoma Irama di kancah politik terentang sejak 1977 di PPP. Memilih Golkar karena meyakini Presiden Soeharto dekat dengan Islam.

23 Maret 2025 | 08.30 WIB

Rhoma Irama saat menajadi juru kampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Lapangan PSPT, Tebet, Jakarta, 1982. Dok. Tempo/Ali Said
Perbesar
Rhoma Irama saat menajadi juru kampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Lapangan PSPT, Tebet, Jakarta, 1982. Dok. Tempo/Ali Said

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Bagi Rhoma Irama, agama, politik, dan musik merupakan satu embusan napas.

  • Rhoma memulai perjalanan politiknya dengan menjadi juru kampanye PPP pada 1977.

  • Hingga kini, Rhoma selalu disambangi politikus tiap kali menjelang pemilihan umum.

RHOMA effect. Demikian jargon yang kerap muncul dalam setiap pemilihan umum. Rhoma Irama adalah pendulang suara. Pilihan politik sang "Raja Dangdut" diyakini diikuti jutaan pemujanya.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul Jalan Politik Raja Dangdut

Friski Riana

Lulus dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana pada 2013. Bergabung dengan Tempo pada 2015 di desk hukum. Kini menulis untuk desk jeda yang mencakup isu gaya hidup, hobi, dan tren. Pernah terlibat dalam proyek liputan Round Earth Media dari International Women’s Media Foundation dan menulis tentang tantangan berkarier para difabel.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus