Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Perang Hamas-Israel, Zionis, dan Zionisme

Zionis menjadi terminologi yang selalu muncul sejak Perang Hamas-Israel. Mengapa zionisme menyulut konflik dengan Palestina?

2 Januari 2024 | 00.00 WIB

Sebuah tank Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, dekat perbatasan Israel-Gaza, di Israel, 30 Desember 2023. REUTERS/Amir Cohen
Perbesar
Sebuah tank Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, dekat perbatasan Israel-Gaza, di Israel, 30 Desember 2023. REUTERS/Amir Cohen

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Zionis dan zionisme menjadi terminologi yang selalu muncul sejak Perang Hamas-Israel atau pembantaian Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023.

  • Zionisme adalah gerakan nasionalisme yang berupaya membentuk negara Yahudi di tanah yang dianggap milik nenek moyang mereka di Palestina.

  • Pemikiran kaum ultranasionalis zionis yang kini mendominasi Israel cenderung berseberangan dengan nilai-nilai kesetaraan yang diimpikan Theodore Herzl, Bapak Zionisme Modern.

Seiring dengan terus berkecamuknya Perang Hamas-Israel, muncul banyak pertanyaan seputar zionis dan zionisme. Secara sederhana, zionisme adalah gerakan nasionalisme yang berupaya mewujudkan tanah air untuk bangsa Yahudi di wilayah Israel seperti yang digambarkan dalam Alkitab. Zionisme menjelma sebagai organisasi yang secara aktif membentuk negara Israel pada 1948.

Masuk untuk melanjutkan baca artikel iniBaca artikel ini secara gratis dengan masuk ke akun Tempo ID Anda.
  • Akses gratis ke artikel Freemium
  • Fitur dengarkan audio artikel
  • Fitur simpan artikel
  • Nawala harian Tempo
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus