Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan ganda putri Indonesia, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris, gagal melaju ke final turnamen bulu tangkis Asia atau Badminton Asia Championships 2018. Dalam laga di Wuhan, Cina, Sabtu, keduanya dihentikan pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, 29-27, 17-21, 11-21.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Rizki/Della sebetulnya berpeluang untuk memenangkan pertandingan dua game langsung saat unggul 11-6 di game kedua. Namun perlahan tapi pasti, Fukushima/Hirota mulai mengejar, pertandingan pun berlangsung ramai.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Saat kedudukan 17-19, satu sambaran Della dinyatakan keluar. Rizki/Della sempat protes dan mengatakan kalau shuttlecock jatuhnya jauh di dalam garis lapangan. Namun wasit tetap mengiyakan keputusan hakim garis saat itu.
Della merasa dari awal permainan, mereka sudah tampil maksimal. "Di game kedua, kami sudah unggul dan terkejar, kami agak kurang maksa. Sebetulnya sayang, saya sempat kecewa karena pukulan saya dibilang out itu, padahal harusnya poin jadi 18-19, tidak terpaut jauh jadi 17-20. Soalnya ini kejadiannya di poin-poin kritis," ungkap dia.
Della melanjutkan, "Fukushima/Hirota ini pertahanannya cukup rapat, pukulannya pun lebih ada tekanannya."
Menurut Rizki, ia dan pasangannya kalah konsentrasi. "Tidak masalah soal stamina, dari awal kami sudah siap capek. Lawan mengubah pola jadi lebih lambat. Kami kalah dari segi pikiran, kalah di konsentrasinya," kata dia.
Dengan hasil ini, Indonesia hanya mengirim satu wakil ke final. Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil lolos ke partai puncak setelah mengalahkan Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Cina), dalam dua game langsung, 21-11, 21-13.
Di laga final yang akan berlangsung Ahad, Tontowi/Liliyana akan kembali berhadapan dengan wakil Cina, pemenang laga antara Wang Yilyu/Huang Dongping dan Zhang Nan/Li Yinhui.
BADMINTON INDONESIA