Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Olahraga

Cerita Putri KW Soal Teriakan dan Gaya Rambutnya

Atlet bulu tangkis Putri KW punya ciri khas yakni teriakan setiap mendapatkan poin serta poni rambut dikucir ke atas.

30 Juni 2020 | 16.27 WIB

Putri Kusuma Wardhani atau Putri KW (badmintonindonesia.org)
Perbesar
Putri Kusuma Wardhani atau Putri KW (badmintonindonesia.org)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Atlet bulu tangkis Putri Kusuma Wardani atau lebih dikenal dengan nama Putri KW punya ciri khas, yakni teriakan setiap mendapatkan poin serta poni rambut diikat ke atas.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Main sambil teriak itu diajari sama papa," kata dia dikutip Tempo dari video yang akun instagram PBSI, Selasa, 30 Juni 2020.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Lama-lama kalau nggak teriak itu hampa, kayak nggak enak gitulah," kata pemain yang mengidolakan pebulutangkis asal Spanyol Carolina Marin ini.

Putri pun mengaku teriakan setiap mendapatkan poin memberikan motivasi untuk bisa memenangkan pertandingan. "Lebih semangat kalau teriak daripada diam," ucap dia.

Selain teriakan, atlet kelahiran 20 Juli 2002 ini bercerita soal gaya rambutnya selama berada di lapangan. Dengan potongan rambut pendek, Putri mengaku poninya kadang menutupi mata sehingga mengganggu dalam setiap pertandingan. Ia pun mulai terbiasa untuk mengikat poni ketika bertanding.

"Jadi dulu poni halangi dan dikuncir ke atas, nggak dipotong, malah jadi keterusan," ucap dia.

Selama pandemi dan menjalani karantina di Pelatnas Cipayung, ia belum pernah memotong rambut yang mulai memanjang.

Putri pun berencana memotong kembali rambutnya jika sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya di Sawangan, Kota Depok.

"Pengen panjang tapi banyak yang bilang, kalau KW kayak begitu sudah ciri khas, jadi udah pengen kayak gitu aja dulu," kata Putri Kusuma Wardhani menjelaskan alasan mempertahankan gaya rambut.

IRSYAN HASYIM

Irsyan Hasyim

Menulis isu olahraga, lingkungan, perkotaan, dan hukum. Kini pengurus di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, organisasi jurnalis Indonesia yang fokus memperjuangkan kebebasan pers.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus