Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Olahraga

MotoGP Emilia Romagna: Marc Marquez Ingin Menang di Sirkuit Misano, tapi...

Marc Marquez mengaku tidak senang balapan di sirkuit yang sama pada musim MotoGP 2021. Sirkuit Misano menjadi tuan rumah balapan dua kali.

21 Oktober 2021 | 14.24 WIB

Francesco Bagnaia bersaing dengan Marc Marques di balapan MotoGP Aragon di MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, Ahad, 12 September 2021. Francesco berhasil menenangkan juara perdananya lewat duel sengit dengan Marquez. REUTERS/Pablo Morano
Perbesar
Francesco Bagnaia bersaing dengan Marc Marques di balapan MotoGP Aragon di MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, Ahad, 12 September 2021. Francesco berhasil menenangkan juara perdananya lewat duel sengit dengan Marquez. REUTERS/Pablo Morano

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah meraih kemenangan di MotoGP Amerika Serikat, Marc Marquez mengalihkan perhatian untuk meraih poin maksimal pada seri Emilia Romagna di Sirkuit Misano, akhir pekan ini. Berbeda dengan Sirkuit Sachsenring dan Sirkuit Amerika, ia ingin meraih podium pertama pada sirkuit yang searah dengan jarum jam.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Meski begitu, pembalap Spanyol itu kemungkinan masih bakal kesulitan. Pada balapan pertama di Sirkuit Misano musim ini, ia tertinggal 5,5 detik dari pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, yang berhasil mencuri kemenangan di kandang.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Kami kembali ke Misano dalam situasi yang lebih baik, setiap akhir pekan kami dapat meningkat. Sekarang kami memulai tiga balapan terakhir tahun ini sehingga mudah-mudahan kami dapat melanjutkan tren putaran terakhir dan mengakhiri musim dengan baik," ujar Marquez dikutip dari Crash.

Pembalap berusia 29 tahun itu meneruskan, “Balapan terakhir di sini saya memiliki pertarungan yang sangat lucu dengan Jack Miller dan Joan Mir, jadi semoga kami bisa bertarung sekali lagi.”

Selain itu, Marquez mengaku bukan penggemar balapan di sirkuit yang sama dalam satu musim. Juara dunia delapan kali itu menilai balapan di sirkuit yang sama bakal membuat persaingan semakin ketat. “Secara pribadi, saya tidak menyukainya. Saya lebih suka bersaing di sirkuit yang berbeda karena show dan riding, Anda harus menyesuaikan diri dengan banyak hal dan semuanya lebih dinamis,” katanya.

“Sedangkan di Misano, kami telah menjalani balapan, tes, dan latihan resmi. Dengan begitu, berarti semua orang akan tahu bagaimana cara melaju dengan cepat. Kami harus balapan dengan cepat, karena waktu putaran akan sangat ketat,” ujar pembalap Repsol Honda itu.

Perubahan terbesar yang diperkirakan bakal terjadi dibandingkan dengan balapan bulan September adalah cuaca. Risiko hujan dan kemungkinan suhu yang lebih dingin membuat Marquez berharap bisa menentukan pilihan ban yang tepat. "Balapan pertama di Misano sangat panas dan sekarang sepertinya kami akan memiliki suhu yang lebih rendah."

“Pada saat yang sama, pengaturan harus sedikit disesuaikan. Jika Anda mengalami flag to flag, jelas bahwa Anda harus menyesuaikan diri. Ini akan menjadi sirkuit yang sama tetapi ada sensasi lain di motor dan Anda juga harus memahami ban. Tentunya, ban terbaik kali ini tidak akan sama, jadi semua ini harus diperhitungkan," kata Marquez.

Datang untuk balapan seri Misano, Marc Marquez adalah satu-satunya pembalap Honda yang mampu memenangkan balapan MotoGP sejak 2018. Tak tampil pada awal musim lantaran pemulihan cedera, ia berada urutan ketujuh klasemen MotoGP. Sedangkan rekan setimnya Pol Espargaro hanya bertengger di urutan ke-15.

"Sudah waktunya untuk fokus dan mengakhiri musim dengan tiga balapan terakhir yang kuat. Ada beberapa potensi bagus untuk masuk ke Misano karena kami telah mencoba lebih banyak hal pada saat tes," kata Marc Marquez.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus