Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Olahraga

Pemain Sepak Bola Nasional Ramaikan Idul Fitri Games 2025 di Tulehu: Rizky Pellu, Alwi Slamat, hingga Alfin Tuasalamony

Tulehu dikenal sebagai kampung sepak bola yang sudah banyak melahirkan pemain yang berlaga di kompetisi nasional dan luar negeri.

3 April 2025 | 20.15 WIB

Tim Tulehu All Star yang diperkuat oleh Rizky Pellu dan Alfin Tuasalamony. (Antara/Dedy Azis)
Perbesar
Tim Tulehu All Star yang diperkuat oleh Rizky Pellu dan Alfin Tuasalamony. (Antara/Dedy Azis)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pesepak bola profesional dari Alwi Slamat hingga Rizky Pellu turut meramaikan rangkaian pertandingan sepak bola bertajuk Idul Fitri Games 2025 yang dilangsungkan di Kampung Sepak Bola, Tulehu, Maluku Tengah, Maluku.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Idul Fitri Games digelar setiap tahun. "Ini merupakan tradisi kami anak-anak Tulehu yang selalu diadakan setiap Lebaran, karena banyak pemain-pemain Tulehu yang bermain di liga kancah nasional pulang kampung," kata Ketua Koordinator Idul Fitri Games 2025 Fahmi Ahmad Zaiz di Maluku Tengah, Kamis.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Alwi Slamat merupakan mantan kapten Persebaya Surabaya yang kini membela tim promosi Liga 1 Indonesia 2024/25 Malut United, sedangkan Rizky Pellu adalah gelandang yang berseragam Persita Tangerang.

Selain keduanya terdapat pula rekan setim Alwi di Malut United, Irsan Lestaluhu, kemudian gelandang Bali United Sidik Saimima, bek Persibo Bojonegoro Alfin Tuasalamony, serta beberapa pemain profesional lain yang terbagi dalam empat tim sepanjang Idul Fitri Games 2025. “Keempat tim tersebut yakni Mamala Putra, Tulehu All Star, Tulehu Jakarta dan Ambon All Star," kata Fahmi.

Fahmi menuturkan Idul Fitri Games 2025 digelar untuk mempromosikan Tulehu sebagai kampung sepak bola sembari memberikan kesempatan bagi penonton yang datang untuk menyaksikan langsung pertandingan dapat melihat lebih dekat pesepak bola ternama yang biasanya hanya ditonton dari layar kaca.

Penonton pertandingan biasanya harus membayar tiket. “Pertandingan ini juga sebagai laga amal yang kami lakukan, pada tahun-tahun sebelumnya hasil penjualan tiket disalurkan untuk pembangunan Masjid di Tulehu namun tahun ini penjualan tiket yang dilakukan untuk pembenahan infrastruktur lapangan Tulehu,” ujar Fahmi.

Para pemain profesional asal Tulehu dan Maluku berkesempatan untuk bersilaturahmi melalui Idul Fitri Games 2025. Koordinator Idul Fitri Games 2025 berharap tradisi serupa dapat terus terjaga agar identitas Tulehu sebagai satu-satunya kampung sepak bola di Indonesia tetap terjaga dan semakin dikenal luas di mata dunia.

Negeri (Desa) Tulehu sejak 14 Februari 2012 didapuk oleh PSSI serta Kementerian Pemuda dan Olahraga RI sebagai kampung sepak bola lantaran wilayah itu secara konsisten melahirkan talenta berbakat yang malang melintang ke kancah nasional.

Tulehu sudah banyak melahirkan pemain yang berlaga di kompetisi nasional dan luar negeri, termasuk Ramdani Lestaluhu, Alfin Tuasalamony, Rizky Pellu, Abduh Lestaluhu, Hasim Kipuw, Hendra Adi Bayauw, Mustafa Umarella, Dedi Umarella, Chairil Anwar Pace Imran Nahumarury.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus