Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Salah soerang rekan Megawati Hangestri, Yeom Hye-sun, merasakan sensasi luar biasa dengan keberhasilan Daejeon CheonKwanJang Red Sparks (Red Sparks) lolos ke babak playoff Liga Bola Voli Korea Selatan (V-League). Baginya itu, menjadi hal tak terbayangkan di awal-awal musim, ketika ia dan rekan setimnya masih dibebani masalah performa tak stabil dan kepercayaan diri.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Red Sparks lolos ke playoff setelah menang 3-0 (25-13 25-21 25-19) atas GS Caltex, Kamis, 7 Maret 2024. Mereka masih menanti lawan, yakni antara Hillstate dan Pink Spiders yang masih bersaing berebut posisi pertama dan kedua.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Tim yang menempati posisi pertama klasemen langsung lolos ke final, sedangkan yang berada di urutan kedua akan berebut tiket sama dalam laga playoff dengan tim urutan ketiga.
Red Sparks lolos ke playoff V-League dengan menorehkan catatan apik. Mereka meraih 7 kemenangan berturut-turut, juga secara total mengumpulkan 20 kemenangan. Mereka lolos ke playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.
Yeom Hye-sun, yang berposisi sebagai setter, merasa gembira bisa lolos ke playoff pertamanya bersama Red Sparks sejak bergabung pada 2019.
Babak playoff biasa disebut bola voli musim semi di Korea Selatan. “Sudah lama sejak saya tidak bermain voli musim semi, jadi saya rasa saya penuh dengan emosi,” kata dia. “Kerja sama tim yang baik membuahkan hasil yang sempurna."
“Keinginan untuk melaju ke bola voli musim semi sudah ada sejak saya datang ke sini," kata mantan pemain Hillstate dan IBK Altos ini. “Saya hanya selama ini hanya mengatakannya dengan kata-kata, tapi saya senang ini akhirnya menjadi kenyataan.”
Yeom Hye-sun terlihat menangis saat bicara kepada pers seusai laga melawan Caltex. Ia menyebut saat ini sebagai "momen gila". Apalagi di awal musim, timnya kerap tampil tak stabil, kadang menang dengan gemilang, tapi beberapa kalah secara tak terduga.
Ia sendiri merasakan kurang percaya diri di awal musim ini."Ada banyak kegoyahan di awal musim," katanya.
Latihan ekstra kemudian mengubah segalanya. "Pemicu rebound adalah latihan malam," kata pemain berusia 33 tahun ini. “Saya mendapatkan kembali kepercayaan diri saya dengan menonton video dan melakukan latihan malam. Ini berhasil dengan baik karena saya percaya pada diri saya sendiri.”
Kini semua kerja kerasnya terbalas dengan keberhasilan Red Sparks lolos ke playoff. “Rasa pencapaiannya sungguh luar biasa. Saya merasa mendapat imbalan atas pelatihan saya. Saya beristirahat sesekali ketika saya mengalami kesulitan, tetapi jika saya berlatih seperti itu, saya mendapatkan kepercayaan diri dan keyakinan."
Yeom Hye-sun optimistis menghadapi babak playoff, yang akan dijalani setelah Red Sparks menuntaskan dua laga tersisa di babak reguler. “Jika kami melakukan semuanya dengan baik, jika kami bertahan, saya pikir kemenangan akan berpihak pada kami,” katanya.
NAVER