Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Sepakbola

Prancis Dihantui Masalah Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann Jelang Hadapi Spanyol di Semifinal Euro 2024

Melempemnya Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann mempengaruhi kesuburan Prancis di Euro 2024.

7 Juli 2024 | 17.57 WIB

Timnas Prancis. REUTERS
Perbesar
Timnas Prancis. REUTERS

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Prancis melenggang ke semifinal Euro 2024 usai mengalahkan Portugal lewat adu penalti. Les Bleus dipastikan bakal tampil dengan kekuatan penuh menghadapi Spanyol pada laga perebutan tiket ke babak final.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Namun, pelatih Didier Deschamps dihantui masalah Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann yang tak kunjung menampilkan performa terbaiknya di turnamen. Kedua pemain tersebut seperti kehilangan sentuhannya dalam ajang kali ini. Mbappe tercatat baru mencetak satu gol melalui titik putih, sementara Griezmann masih belum mencetak satu pun gol.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Laporan The Guardian menilai buruknya penampilan dari kedua bintang Prancis dikarenakan masalah yang berbeda. Didier Deschamps disebut tidak mampu memaksimalkan potensi Griezmann dalam skuadnya.

Penyerang asal klub Atletico Madrid itu kini tidak lagi bermain di belakang striker dengan formasi diamond seperti sebelumnya. Deschamps kini lebih sering menggunakan formasi 4-3-3 dengan Griezmann ditempatkan sebagai winger kanan. Namun, keputusan tersebut tidak menghasilkan performa terbaik dari sang pemain, juga tidak menyelesaikan masalah keseimbangan di lini tengah.

"Performa buruk Antoine Griezmann adalah teka-teki terbesar yang dihadapi Deschamps. Pelatih tampaknya tidak mampu menciptakan kondisi di mana Griezmann bisa berkembang," tulis laporan The Guardian.

Tak hanya Griezmann, penampilan Mbappe di Euro 2024 juga cukup menuai sorotan. Pemain baru Real Madrid yang digadang-gadang bakal menjadi salah satu kandidat penyerang yang bersinar dan masuk dalam persaingan top skor, malah melempem hingga fase perempat final.

Sepanjang turnamen, tidak ada akselerasi-akselerasi mematikan yang dilakukan Mbappe dari sisi kiri penyerangan Prancis. Ia tampak bermain lebih pasif dan kerap melakukan satu tekukan bola, lalu melepaskan tendangan. Mantan pemain AS Monaco itu tercatat sudah melakukan 20 tembakan, delapan tepat sasaran dan tujuh jauh dari gawang.

Kondisi fisik yang tidak prima disinyalir menjadi penyebabnya. Sebelum Euro 2024 berlangsung, Mbappe sempat mengalami masalah lutut ringan yang membuatnya absen pada laga uji coba terakhir melawan Kanada. Dalam pertandingan terakhir melawan Portugal, dia ditarik keluar karena merasa kelelahan. "Saya mengatakan kepada pelatih bahwa saya tidak lagi merasa sanggup, bahwa saya terlalu lelah."

Tak hanya itu, Mbappe juga mengalami cedera patah hidung dalam laga perdana fase grup melawan Austria. Situasi tersebut memaksanya mengenakan topeng pelindung sepanjang turnamen berlangsung. Berbagai masalah yang dialaminya menimbulkan argumen bahwa Bradley Barcola layak dicoba menggantikan Mbappe dalam laga kontra Spanyol.

Melempemnya Mbappe dan Griezmann berpengaruh pada daya gedor Prancis. Les Bleus tercatat menjadi tim yang paling sedikit mencetak gol dibanding tiga semifinalis lainnya dengan catatan tiga gol dengan dua di antaranya lahir dari gol bunuh diri. Namun, anak asuh Didier Deschamps merupakan salah satu tim dengan pertahanan terkokoh usai hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Menghadapi Spanyol di semifinal, kekuatan pertahanan tampaknya bakal menjadi senjata andalan Prancis lagi untuk melaju ke babak final.

Randy Fauzi Febriansyah

Jurnalis olahraga Tempo

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus