Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Google Indonesia mengungkapkan bahwa Gemini, teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Google, telah digunakan masyarakat Indonesia untuk berbagai aktivitas. Setidaknya ada 10 kegiatan utama yang sering dilakukan pengguna di Indonesia melalui Gemini. Dari daftar tersebut, ada tiga aktivitas yang menjadi sorotan utama.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Yang pertama, masyarakat Indonesia memanfaatkan Gemini sebagai study buddy atau teman belajar. Banyak pelajar menggunakannya untuk menyelesaikan masalah akademis atau memahami hal-hal yang kompleks,” kata Communications Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan dalam Press Briefing Gemini Master Challenge di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Desember 2024.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Atas pemanfaatan itu, Feliciana menepis anggapan bahwa Gemini dapat membuat pelajar menjadi malas. “Kalau kita fokus kepada sisi negatif, jangan lupa juga bahwa banyak pelajar yang mungkin malu bertanya di kelas, padahal sebenarnya tidak paham. Di sinilah Gemini membantu,” tuturnya.
Aktivitas kedua disebutkannya adalah mengembangkan ide. Menurut Feliciana, Gemini berperan sebagai thought starter atau teman untuk brainstorming. “Mulai dari ide-ide kecil seperti menulis novel, membuat esai, hingga rencana kreatif lainnya, pengguna bisa mengembangkan ide bersama Gemini, bahkan saat mereka tidak punya ide sama sekali,” kata dia.
Ketiga, banyak masyarakat menggunakan Gemini untuk mengobrol. Pembahasannya bisa macam-macam. "Dari bertanya soal nasihat, bercanda, sampai mencari solusi interpersonal, seperti menghadapi pasangan yang ngambek atau memilih film untuk ditonton bersama,” katanya yang menekankan bahwa Gemini mampu menghadirkan solusi untuk berbagai kebutuhan, dari yang sederhana hingga kompleks.
Communications Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan, bersama Global Group Product Manager Gemini Google, Jules Walter, di acara Press Briefing Gemini Master Challenge di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Kamis malam, 5 Desember 2024 (Tempo/Defara Dhanya)
Feliciana juga menjelaskan prinsip utama pengembangan Gemini di Google yang berlandaskan prinsip AI yang bertanggung jawab. Dia memastikan Gemini tidak menghasilkan bias atau hal-hal negatif. Gemini, menurut dia, dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar alat, tapi juga teman interaktif yang bisa membantu masyarakat Indonesia di berbagai aspek kehidupan.
Selain tiga aktivitas utama tersebut, Feliciana mengatakan, pengguna Indonesia juga sering memanfaatkan Gemini untuk berbagai 7 hal lain berikut: menjelajahi konten, bantuan terjemahan, meningkatkan efisiensi kerja atau bekerja lebih cerdas, menciptakan karya seni media, memulai proses menulis, melakukan coding, dan keperluan belanja.
Pilihan Editor: BMKG Minta Waspadai Cuaca di Darat dan Laut 3 Hari ke Depan Gara-gara Bibit Siklon, Begini Rinciannya