Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi AI semakin diminati dalam berbagai aspek kehidupan. ChatGPT menjadi salah satu yang banyak digunakan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ada banyak aplikasi AI lainnya yang dirancang untuk membantu manusia di berbagai sektor. Mulai dari sistem pelayanan kesehatan, perbankan, hingga pendidikan, teknologi kecerdasan buatan terus berkembang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Aplikasi AI untuk kesehatan seperti IBM Watson Health membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit dan memberikan rekomendasi pengobatan berdasarkan data medis. Sementara itu, di sektor perbankan, AI digunakan untuk mendeteksi transaksi mencurigakan dan meningkatkan keamanan data pengguna. Di bidang pendidikan, aplikasi seperti ScribeSense dan Gradescope mendukung guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa dengan lebih cepat dan akurat.
Daftar Aplikasi AI Terpopuler & Fungsinya
Teknologi kecerdasan buatan berkembang pesat menghadirkan berbagai aplikasi yang mendukung berbagai kebutuhan pengguna. Berdasarkan data dari Cloud Computing, berikut adalah daftar aplikasi AI terpopuler sepanjang 2024 hingga saat ini yang telah membantu bisnis dan individu meningkatkan efisiensi serta produktivitas.
1. ChatGPT
Dengan jumlah kunjungan mencapai 14,6 miliar pengguna, ChatGPT menjadi salah satu aplikasi AI yang paling banyak digunakan. Menurut laporan dari Forbes, teknologi ini telah membantu banyak bisnis dalam pengambilan keputusan, pembuatan konten dalam berbagai bahasa, serta penyederhanaan komunikasi melalui email.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pra-Pendaftaran ChatGPT di Android sudah dibuka. (Potongan layar)
Selain itu, ChatGPT juga dimanfaatkan dalam pembuatan salinan situs, perbaikan kode pemrograman, penerjemahan informasi, dan pembuatan ringkasan data yang cepat.
ChatGPT tersedia dalam versi gratis dan berbayar. Versi berbayarnya, ChatGPT Plus, menawarkan akses lebih cepat serta fitur tambahan dengan biaya langganan sebesar US$ 20 per bulan atau sekitar Rp 300 ribu.
2. QuillBot
QuillBot adalah aplikasi AI yang sangat populer di kalangan penulis, dengan jumlah kunjungan mencapai 1,1 juta dan interaksi rata-rata selama 20 menit sepanjang tahun lalu. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pelajar dan profesional dalam menyusun tulisan dengan lebih efisien, menghemat lebih dari 50 persen waktu.
Didukung oleh teknologi AI, QuillBot memungkinkan pengguna untuk menulis ulang kalimat, menyusun ulang paragraf, serta menyempurnakan artikel agar lebih profesional. Dengan fitur-fitur seperti parafrase, pemeriksaan tata bahasa, dan penulisan ulang otomatis, QuillBot menjadi alat yang sangat berguna bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas tulisan mereka dengan mudah.
3. Hugging Face
Hugging Face menjadi pilihan utama bagi perusahaan yang membutuhkan alat dan layanan AI untuk Natural Language Processing (NLP) dan Machine Learning (ML). Dengan rata-rata akses selama 11 menit, platform ini memungkinkan pengguna dari berbagai sektor industri untuk mengelola data secara efisien.
Salah satu fitur unggulan Hugging Face adalah deteksi konten AI, yang memungkinkan identifikasi otomatis terhadap konten yang dibuat oleh sistem kecerdasan buatan. Teknologi ini sangat berguna dalam berbagai aspek, seperti mendeteksi spam, menyaring konten tidak pantas, serta memverifikasi keaslian teks yang diklaim ditulis oleh manusia.
4. NovelAI
NovelAI menjadi aplikasi AI favorit bagi mereka yang ingin menulis cerita atau membuat gambar berbasis teks. Dengan rata-rata sesi penggunaan selama 14 menit, aplikasi ini memberikan pengalaman menulis yang lebih kreatif dan interaktif.
Ilustrasi aplikasi NovelAi. Apkpure.com
Sebagai layanan berbasis cloud dengan model SaaS berlangganan, NovelAI memungkinkan pengguna untuk menciptakan cerita yang sesuai dengan preferensi mereka. Teknologi AI yang diterapkan membantu menyusun narasi secara alami dan menghasilkan ilustrasi yang mendukung alur cerita, menjadikannya alat yang ideal bagi penulis dan kreator konten.
5. JanitorAI
JanitorAI telah menarik perhatian pengguna dari berbagai negara dengan total kunjungan mencapai 192,4 juta sepanjang tahun lalu. Sebagian besar pengguna, yakni 96 persen, mengakses aplikasi ini melalui perangkat seluler. Negara dengan jumlah pengguna terbesar termasuk Amerika Serikat, Brasil, Malaysia, Filipina, dan Indonesia.
Aplikasi ini memanfaatkan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan Machine Learning (ML) untuk memahami serta mengelola data dengan lebih efisien. JanitorAI unggul dalam menangani tugas yang sering kali dianggap rumit dan memakan waktu, seperti mengidentifikasi catatan duplikat serta menemukan inkonsistensi dalam format data. Dengan kemampuannya memperbaiki masalah ini secara otomatis, JanitorAI membantu meningkatkan keandalan dan kualitas data bagi penggunanya.