Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

PLN Percepat Pengembangan SPKLU Center dan Targetkan 5.800 SPKLU di 2025

Per Januari 2025, Rudiana menyebut jumlah SPKLU yang telah beroperasi mencapai 3.400 unit.

28 Februari 2025 | 19.53 WIB

PLN siapkan belasan unit SPKLU di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dok. PLN
Perbesar
PLN siapkan belasan unit SPKLU di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dok. PLN

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) terus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center. Vice President Pengembangan dan Komersialisasi Produk Niaga PLN Rudiana Nurhadian mengungkapkan PLN telah melakukan asesmen terhadap berbagai lokasi potensial untuk pengembangan infrastruktur ini.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Saat ini kami sedang melakukan asesmen beberapa lokasi yang potensial. Karena memang kita membutuhkan lahan yang cukup besar dan kita akan menempatkan charging point yang cukup banyak,” ujar Rudiana saat ditemui usai menghadiri diskusi Alternative Vehicle for a Zero-Emission Future di Le Meridien Hotel, Jakarta Selatan, Rabu, 26 Februari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bali, kata dia, telah ditandai sebagai lokasi potensial untuk pengembangan SPKLU Center. PLN juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra guna mempercepat pembangunan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.

Selain itu, dia menyampaikan, PLN terus meningkatkan jumlah SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia. Per Januari 2025, Rudiana menyebut jumlah SPKLU yang telah beroperasi mencapai 3.400 unit. PLN menargetkan untuk mencapai 5.800 unit pada akhir 2025, dengan tambahan 2.400 SPKLU yang akan dibangun baik oleh PLN sendiri maupun melalui skema kemitraan.

“Sesuai roadmap, kami akan membangun 5.800 SPKLU hingga 2025. Untuk mencapai target ini, kami akan mengoptimalkan kolaborasi dengan mitra penyedia charging dan memanfaatkan berbagai inovasi dalam sistem pengisian daya,” katanya.

Dia menambahkan PLN berkomitmen untuk membangun SPKLU di wilayah-wilayah terpencil guna mendukung pemerataan infrastruktur kendaraan listrik. “PLN mendapat amanat untuk membangun SPKLU di area non-strategis, sementara mitra akan didorong untuk membangun di lokasi-lokasi strategis,” ucap Rudiana.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus