Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Jeda Perjalanan Arus Balik Menyempatkan Peregangan. Apa Saja Manfaatnya?

Saat perjalanan arus balik mudik perlu menyempatkan peregangan beberapa kali agar tidak mengalami kaku otot

5 April 2025 | 04.18 WIB

Gerakan peregangan selama mudik yang disarankan oleh Dokter spesialis kedokteran olahraga dari Universitas Indonesia, Dr dr Listya Tresnanti Mirtha. Foto: ANTARA/Dok. Pribadi
Perbesar
Gerakan peregangan selama mudik yang disarankan oleh Dokter spesialis kedokteran olahraga dari Universitas Indonesia, Dr dr Listya Tresnanti Mirtha. Foto: ANTARA/Dok. Pribadi

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Saat perjalanan arus balik mudik Lebaran perlu menyempatkan peregangan beberapa kali agar tidak mengalami kaku otot. Peregangan saat jeda perjalanan akan bermanfaat untuk mengurangi risiko kelelahan dan kaku otot.

Peregangan merupakan aktivitas yang menjaga kelenturan tubuh dan meningkatkan performa fisik. Dikutip dari WebMD, American College of Sports Medicine (ACSM) menyarankan setiap kelompok otot utama sebaiknya diregangkan setidaknya dua kali sepekan selama 60 detik setiap sesi. Menurut terapis fisik Lynn Millar peregangan teratur dapat membantu menjaga kelenturan tubuh. "Peregangan teratur dapat membantu menjaga pinggul dan paha belakang Anda tetap fleksibel pada kemudian hari," katanya,

Fleksibilitas

Dikutip dari Healthline, fleksibilitas menjadi salah satu faktor untuk kebugaran fisik. Peregangan secara teratur dapat membantu meningkatkan kelenturan tubuh untuk mempermudah aktivitas sehari-hari dan mengurangi risiko cedera akibat keterbatasan gerak.

Aliran Darah

Peregangan berperan dalam melancarkan sirkulasi darah ke otot sehingga dapat mempercepat pemulihan setelah aktivitas fisik. Dengan meningkatnya aliran darah, kemungkinan mengalami nyeri otot setelah berolahraga juga dapat berkurang.

Mengurangi Stres dan Ketegangan Otot

Saat mengalami stres, otot tubuh cenderung menjadi kaku atau tegang. Peregangan membantu meredakan ketegangan di bagian tubuh tertentu seperti bagian leher, bahu, dan punggung. Dengan melakukan peregangan tubuh akan terasa rileks.

Menenangkan

Peregangan mampu menenangkan pikiran. Aktivitas ini sering dikombinasikan dengan meditasi dan latihan pernapasan yang dapat membantu mengurangi stres mental dan meningkatkan kesehatan emosional 

Sendi

Aktivitas peregangan yang dilakukan secara rutin membantu sendi agar dapat bergerak optimal. Peregangan memberikan lebih banyak kebebasan dan meningkatkan rentang gerak dalam melakukan berbagai aktivitas fisik tanpa merasa kaku.

Meningkatkan Performa Fisik

Peregangan sebelum olahraga dapat membantu mengoptimalkan kesiapan otot. Peregangan ini akan membantu otot bekerja dengan lebih baik saat berolahraga, meningkatkan performa dan mengurangi risiko cedera. Peregangan yang dikombinasikan dengan latihan penguatan otot tertentu dapat membantu menyelaraskan tubuh lebih baik dan mengurangi nyeri otot akibat postur tubuh yang tidak tepat.

Mencegah Nyeri Punggung

Otot yang kaku memicu penyebab utama dari nyeri punggung. Peregangan dapat membantu mengendurkan otot yang tegang serta memperkuat otot punggung. Peregangan secara teratur mampu mengurangi cedera atau nyeri punggung yang berulang.

Meredakan Sakit Kepala 

Ketegangan otot leher dan bahu sering menimbulkan rasa sakit pada kepala. Peregangan membantu mengurangi ketegangan sehingga dapat meredakan sakit kepala yang disebabkan oleh stres atau kelelahan otot.

Pilihan Editor: Cuaca Ekstrem Saat Arus Balik Lebaran: BMKG Imbau Pemudik Prioritaskan Keselamatan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus