Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

Pentingnya Penampakan Makanan di Atas Piring

Penampakan makanan adalah salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Simak beberapa hal yang penting dalam menata makanan.

22 Juni 2018 | 08.30 WIB

Jajanan Pasar di Restoran Collage, Hotel Pullman, Central Park. Tempo/Francisca Christy Rosana
Perbesar
Jajanan Pasar di Restoran Collage, Hotel Pullman, Central Park. Tempo/Francisca Christy Rosana

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Penampakan makanan adalah salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan. "Presentasi itu penting sekali, harus dilihat juga marketnya," kata Chef Pastry Restoran Collage, Raditya Chandra di Hotel Pullman Central Park Kamis 21 Juni 2018.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Cara presentasi yang sangat menarik perhatian diterapkan Chef Radit dalam memamerkan sajiannya. Salah satunya adalah menu penutup di Restoran Collage, Jajanan Pasar. Menurut Radit, sajian Jajanan Pasar sebenarnya adalah makanan jajanan pasar yang sangat klasik. "Rasanya tetap otentik, namun presentasinya yang beda. Sangat up to date dan modern," katanya.

Baca: Pecinta Makanan Korea Wajib Coba 5 Sajian Penutup Ini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Chef Radit menggabungkan beberapa jajanan pasar dalam satu piring. Ia menghidangkan secara bersamaan, kue lapis legit, kue mangkuk, cokelat, kacang hijau, kue lapis berat, kue lapis legit dan asinan. Bila dibayangkan semua makanan dan melahap, Anda mungkin akan langsung merasa kenyang. Tapi tenang, semua jajanan pasar itu dihidangkan dengan porsi yang sangat sederhana.

Jajanan Pasar di Restoran Collage, Hotel Pullman, Central Park. Tempo/Francisca Christy Rosana

Kue lapis legit tipis dan berbentuk persegi panjang dijadikan sebagai dasar hidangan. Di atas lapis legit itu ditambahkan dua potong kue lapis beras yang tipis. Ada pula tiga potong kecil kue mangkuk yang berwarna pink serta dua chocolate garnish. Asinan berada di beberapa pinggiran potongan lapis legit dan beberapa perkumpulan kacang hijau rebus pun tersebar menghiasi piring. Chef Radit menambahkan rasa asam melalui selai jeruk asam yang berwarna orange dan krim putih yang manis.

Menurut Chef Radit, bila disajikan satu persatu, jajanan pasar itu akan terlihat sangat besar. Penyajian yang sederhana dan tidak terlalu membuat perut penuh itu memperlihatkan jajanan pasar seolah naik tingkat. "Jadi fancy dan standar hotel. Tamu asing jadi banyak yang ingin tahu jajanan pasar Indonesia," katanya.

Gado-Gado disajikan dengan cobek di Restoran Collage, Hotel Pullman, Central Park. Tempo/Francisca Christy Rosana

Sous Chef Restoran Collage, Hermintarto Prasetyo, alias Chef Tyo juga setuju mengutamakan cara presentasi dalam makanan. Chef Tyo menyajikan makanan lokal gado-gado yang penampilannya juga berbeda. Chef Tyo memisahkan emping sebagai pelengkap gado-gado.

Baca: Suka Makan Keripik Singkong? Waspadai 4 Efek Bahayanya

Telur rebus yang menjadi salah satu isi gado-gado dibagi empat dan disajikan di atas tumpukan sayuran yang sudah dilumuri bumbu kacang. Yang unik, alih alih menggunakan piring, Chef Tyo lebih memilih cobek batu yang berat sebagai wadah gado-gado untuk disajikan kepada tamu. "Ini otentik dan kami ingin mengangkat unsur tradisionalnya," kata Chef Tyo.

Penyajian yang cantik memang dapat meningkatkan selera dan apresiasi terhadap masakan. Pakar kuliner William Wongso mengatakan di dunia kuliner terdapat istilah Food Plating. Artinya, cara menata dan menyajikan makanan di atas piring atau peranti lainnya dengan memperhatikan posisi dan komposisi makanan untuk menunjukkan nilai seni dan citarasa tinggi.

Baca: Mood Terganggu? Coba Perbaiki dengan 7 Makanan Ini 

"Food plating ini biasanya dilakukan oleh chef profesional ataupun celebrity chef yang terlatih dan berpengalaman," kata William Wongso di Jakarta, pada Oktober 2017.

Teknik food plating dapat dipelajari dan diterapkan untuk sajian sehari-hari. Food plating akan mempertimbangkan tekankan pada bahan utama, keseimbangan komposisi hidangan, kontras warna dan bentuk. Lalu penting pula memperhatikan warna, dan tekstur makanan. Wadah, hiasan, saus dan bentuk hidangan juga penting untuk dipertimbangkan.

DWI NUR SANTI | ESCOFFIER ONLINE | MITRA TARIGAN

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus