Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Tim Piala Uber Indonesia berhasil mengalahkan Thailand 3-0 di babak perempat final dan memastikan mendapatkan medali di Chengdu, China, Jumat, 3 Mei 2024. Salah satu yang menyumbang kemenangan adalah Gregoria Mariska Tunjung, yang bermain di partai pertama melawan tunggal putri terbaik dari negara Gajah Putih itu, Ratchanok Intanon. Ia mengalahkan mantan tunggal putri nomor 1 dunia itu dengan dua gim langsung, 22-20 dan 20-18.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kemenangan ini membuat tunangannya, musisi Mikha Angelo merasa bangga. Apalagi, kemenangan ini, selain memberikan semangat rekan-rekannya, juga memastikan Jorji, panggilan akrabnya, bisa memecahkan rekor selalu kalah tiap bertanding melawan Intanon. Mikha yang sudah melamar kekasihnya Juni, tahun lalu itu mengungkapkan kebanggaannya melalui unggahan di Instagram dan X.
Rasa Bangga Mikha Angelo kepada Gregoria Mariska Tunjung
"YES! Kemenangan yang berarti banget, lawan idola sendiri. Setelah dulu sering banget ketemu di R32/16 berturut-turut, nunggu 3 tahun sampai akhirnya rematch dan sekarang pecah telur. Bangga padamu @geugouia," cuitnya di X sambil menambahkan emotikon cinta.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Personel The Overtunes itu juga menuliskan kebanggaan setelah sang kekasih berhasil mengalahkan sang idola di Instagram Storynya. Jebolan X Factor Indonesia musim pertama ini menggambarkan perjuangan Jorji bangkit dan kini menjadi jauh lebih percaya diri. Lewat cerita, ia memperlihatkan bagaimana Jorji frustrasi harus bertemu Ratchanok Intanon di babak-babak awal turnamen sehingga pulang lebih cepat.
"She did it. Dulu ada masanya seringbanget ketemu Ratchanok di R32/16. Sampai kesel kok drawing bisa ketemu orang yang sama mulu," tulis Mikha.
Gregoria Mariska Tunjung Merasa Ditakdirkan Selalu Kalah
Menurut Mikha, Jorji merasa dia ditakdirkan selalu kalah. "Ada saat-saat di mana rasanya kayak ga diizinkan untuk menang di masa itu. Benar-benar terpuruknya Ria sampai benci badminton dan mau selesai," tulisnya mengenang kembali masa perempuan yang disapanya Ria itu ingin gantung raket.
Pada akhirnya, Jorji memutuskan tidak menyerah. Ia terus berlatih dan mulai memenangi laga dengan pemain-pemain berperingkat di atasnya. "Maju cepat tiga tahun. Rasanya kemenangan ini kayak simbol kalau masa itu sudah dilewati, dia bertahan."
Pada 2022, Gregoria Mariska Tunjung pernah menuliskan rasa frustrasi terhadap prestasinya yang mandek. Ia merasa tak bahagia dengan kariernya sendiri dan berniat gantung raket sekalipun usianya masih muda. Ia kemudian bangkit dan tak takut lagi menghadapi lawan-lawannya.
Di semifinal Piala Uber 2024, Indonesia akan berhadapan dengan juara bertahan, Korea Selatan. Ia akan berhadapan degan An Se Young, tunggal putri peringkat nomor 1 dunia dan belum pernah dikalahkannya. Yakin bisa!