Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
INFO NASIONAL - Salah satu kegiatan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda sesuai dengan Nawacita adalah mengembangkan program Generasi Berencana (GenRe). Program ini mengajarkan remaja untuk menjauhi pernikahan dini, seks pranikah dan napza guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Sebagai bentuk apresiasi kepada para remaja yang aktif dalam kelompok Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dalam mengembangkan program GenRe ini, BKKBN setiap tahun mengadakan pemilihan Duta Genre. Para remaja yang terpilih akan menjadi motivator untuk menyampaikan pesan-pesan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Apresiasi Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja (ADUJAK GENRE ) tingkat nasional 2017 akan diselenggarakan di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Kegiatan ini turut didukung Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty dalam sambutannya pada pembukaan ADUJAK GENRE di Kampus Institut Seni (ISI) Padang Panjang, menjelaskan remaja Indonesia saat ini merupakan generasi milenial yang hidup dalam alam keterbukaan berekspresi. Kondisi itu memungkinkan munculnya beragam persoalan di kalangan remaja, terutama dengan adanya pengaruh negatif. “Namun kalau remaja Indonesia menjadi generasi berencana, saya berharap mampu menjadi remaja yang tangguh dan siap menghadapi masa depan dengan terencana,” ujarnya.
ADUJAK GENRE 2017 ini merupakan gelaran ke-8 yang diikuti lebih dari 800 perwakilan remaja dari seluruh Indonesia. Kegiatan yang mengambil tema “Sewindu Mengabdi Untukmu Negeri” ini diselenggarakan dari 22-27 Oktober 2017. ADUJAK GENRE 2017 akan memilih Duta GenRe dari jalur pendidikan dan masyarakat dengan para juri dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Badan Narkotika Nasional, psikolog, dan BKKBN. Penetapan pemenang duta mahasiswa akan dilakukan Kamis, 26 Oktober 2017, pada pukul 19.30 WIB.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berharap melalui GenRe remaja dapat memiliki perencanaan dalam hidupnya. “Kepada generasi muda, rencanakan hidupmu dengan matang. Tantangan saat ini cukup berat bagi generasi muda, perkembangan teknologi dan kebebasan harus disikapi dengan bijak. Jangan larut, hidup adalah pilihan, pilihan adalah perencanaan,” katanya.
Dalam program GenRe dikembangkan beberapa materi di antaranya mengenai kesehatan reproduksi remaja, life skill, penyiapan kehidupan berkeluarga, serta kependudukan dan pembangunan keluarga. Program ini dilaksanakan melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dengan pendekatan dari, oleh, dan untuk remaja, sesuai dengan kecenderungan remaja yang lebih menyukai bercerita tentang permasalahannya dengan teman sebaya.
Jumlah PIK Remaja saat ini sekitar 23.579 yang tersebar di 34 provinsi. Kelompok PIK Remaja diharapkan menjadi wadah para remaja untuk berkumpul, berbagi cerita, berkreatifitas, dan saling tukar informasi.
Melalui Program GenRe, remaja dibina dan diarahkan untuk mampu menjalani masa transisi kehidupan remaja. Masa transisi dimaksud dibagi ke dalam Lima Transisi Kehidupan (five life transitions), yaitu melanjutkan sekolah (continue learning); mencari pekerjaan (start working); 3 memulai kehidupan berkeluarga (form families); menjadi anggota masyarakat (exercise citizenship); mempratikkan hidup sehat (practice healthy life).
“Melalui kegiatan ini saya berharap akan muncul remaja-remaja Indonesia yang tangguh yang dapat menjadi contoh dan mampu memotivasi remaja Indonesia lainnya menjadi generasi berencana, remaja yang mampu merencanakan masa depannya dengan baik. Saya mengharapkan para remaja dapat menjadi motivator program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga melalui kegiatan remaja di masing-masing aerahnya,” kata Surya. (*)