Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Maluku Utara Kini Bisa Langsung Ekspor Produk Perikanan

Bea Cukai meyakinkan para pelaku UMKM sektor perikanan Maluku Utara agar mulai mengekspor secara mandiri.

26 Oktober 2017 | 14.41 WIB

Maluku Utara Kini Bisa Langsung Ekspor Produk Perikanan
Perbesar
Maluku Utara Kini Bisa Langsung Ekspor Produk Perikanan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

INFO NASIONAL - Maluku Utara adalah provinsi yang menjadi salah satu sumber penghasil ikan terbesar di Indonesia, bahkan dunia. Sayangnya, selama 17 tahun terakhir, produk perikanannya tak bisa diekspor langsung dari provinsi tersebut, tapi harus melalui Bitung, Makasar, Bali, dan Surabaya. Namun, tahun ini, mimpi masyarakat Maluku Utara mengekspor produk perikanannya secara mandiri akhirnya terwujud.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Selama ini, devisa ekspor dan pendapatan asli daerah dari sektor perikanan masuk ke provinsi di luar Maluku Utara. Hal tersebut sangat kami sayangkan. Untuk itu, satu tahun terakhir ini Bea Cukai berkoordinasi dengan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Karantina Provinsi Maluku Utara, serta didukung beberapa badan usaha milik negara (BUMN), seperti maskapai penerbangan dan perbankan untuk meyakinkan para pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) sektor perikanan Maluku Utara agar mulai mengekspor secara mandiri,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Ternate Musafak saat melepas langsung pemberangkatan Kapal Motor Mentari, pengangkut kontener produk ikan, di Pelabuhan Tobelo, Halmahera Utara, Selasa, 24 Oktober 2017.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dia menjelaskan, ekspor perdana dilakukan CV Markindo Raya yang berdomisili di Desa Pale Tobelo. Komoditi yang diekspor dengan negara tujuan Jepang adalah berupa ikan asap kering (dried smoked fish) sebanyak 11.046 kilogram, dengan nilai devisa ekspor US$ 34,194 atau sekitar Rp 460 juta. “Eksportasi ini di bawah pengawasanpos bantu Bea Cukai Ternate serta telah menggunakan aplikasi pelayanan ekspor berbasis online yang dikembangkan Bea Cukai Ternate,” katanya.

Musafak berharap dengan berjalannya ekspor di bidang perikanan, mendorong perekonomian serta meningkatkan penerimaan daerah sehingga menunjang pembangunan di Provinsi Maluku Utara. (*)

Esra Dopita Meret

Esra Dopita Meret

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus