Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
MEMO BISNIS – Dalam suasana Idul Fitri 1446 H/2025 M, Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., bersama Muhammad Husin, S.H., M.H., Pimpinan Perum Bulog Cabang Mojokerto, perwakilan Forkopimda Kabupaten Jombang, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, melaksanakan panen raya padi di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, pada Kamis, 3 April 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Panen raya kali ini menggunakan mesin combi, alat pertanian modern yang merupakan bantuan pemerintah kepada Kelompok Tani Dusun Dempok, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh. Kehadiran teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen petani di Kabupaten Jombang.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Bupati Warsubi, yang akrab disapa Abah Warsubi, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil panen yang memuaskan. "Alhamdulillah, panen raya hari ini sangat memuaskan. Harga gabah di tingkat petani cukup baik, berkat dukungan Bulog," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Jombang, bekerja sama dengan Bulog, berkomitmen menjaga stabilitas harga gabah agar petani mendapatkan harga yang layak. Kabupaten Jombang sebagai lumbung pangan di Jawa Timur terus memberikan dukungan kepada petani, mulai dari penyediaan alat pertanian hingga bantuan operasional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Bupati Jombang juga telah menginstruksikan kepada para Camat dan Kepala Desa agar memastikan bahwa pemerintah membeli gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram dalam rangka ketahanan pangan dan swasembada pangan. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani agar mereka dapat menghasilkan panen yang berkualitas dan mendapatkan harga yang layak," tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Husin, S.H., M.H., Pimpinan Perum Bulog Cabang Mojokerto, menyampaikan bahwa serapan gabah dan beras di wilayah kerja Jombang - Mojokerto telah mencapai 16.000 ton, posisi tertinggi kedua di Jawa Timur. "Kami bekerja sama dengan Pemda, Kodim, Polres, Dinas Pertanian, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan proses serapan berjalan lancar dan efisien," ujarnya.
Bulog memastikan bahwa stok gabah tetap terjaga dan penyaluran kepada konsumen berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo. Harga serapan gabah di tingkat petani ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram guna menjaga keseimbangan pasar dan mendukung kesejahteraan petani.
Dengan adanya panen raya ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan terus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.(*)