Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Petani Jagung di Sidoarjo Rasakan Manfaat Irigasi Kementan

Irigasi pertanian dapat meningkatkan produktivitas, Indeks Pertanaman pertanian dan pada akhirnya menambah kesejahteraan petani.

3 Oktober 2021 | 20.07 WIB

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat berkunjung ke pabrik pakan ternak (feedmill) milik PT Japfa Comfeed Indonesia di Serang, Banten, Senin, 27 September 2022.
Perbesar
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat berkunjung ke pabrik pakan ternak (feedmill) milik PT Japfa Comfeed Indonesia di Serang, Banten, Senin, 27 September 2022.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

INFO NASIONAL - Petani jagung di Desa Singogalih, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur merasakan manfaat irigasi pertanian program Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan). Pasokan air yang stabil membuat produktivitas budidaya jagung mereka melonjak drastis.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Menanggapi panen jagung berlimpah tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan faktor penting dalam budidaya pertanian adalah ketersediaan air. Tanpa air, ia yakin pertanian tidak dapat berkembang maksimal. "Dalam memenuhi kebutuhan air untuk tanaman yang diperoleh dari air hujan, sistem irigasi atau dengan sumber air permukaan menjadi solusi," ujarnya seperti termuat dalam rilis, Minggu, 03 Oktober 2021.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Pernyataan Mentan ini dipertegas oleh Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ali Jamil. Menurut dia, irigasi merupakan program strategis dalam konteks pengairan lahan.

"Keberadaan irigasi pertanian membuat petani tak khawatir meski memasuki musim kemarau. Sebab, irigasi akan memasok air, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga," ujarnya.

Selain penting bagi keberlanjutan sektor pertanian, Ali menilai keberadaan air mampu meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) petani. Keberadaan irigasi juga menjadi faktor penting bagi petani untuk meningkatkan produktivitasnya. "Ada tiga aspek dari keberadaan irigasi pertanian ini yaitu produktivitas, peningkatan Indeks Pertanaman pertanian dan meningkatnya kesejahteraan petani," tutur Ali. 

Menurutnya, hal tersebut lantaran irigasi memberikan pasokan air stabil kepada lahan sawah, sehingga perkembangan budidaya padi petani berjalan dengan baik. Budidaya pertanian yang baik pada akhirnya menghasilkan panen berlimpah dan mampu meningkatkan ekonomi para petani.

Selain itu, irigasi tidak hanya bermanfaat untuk pertanian. "Irigasi adalah water management. Irigasi berfungsi mengatur air, baik air hujan maupun air tanah. Irigasi bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk mengairi lahan di sawah, tetapi juga bisa untuk mendukung aktivitas lainnya," kata Ali.

Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan, Rahmanto menambahkan, irigasi pertanian dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk sektor tanaman pangan, tetapi juga untuk sektor hortikultura, perkebunan dan peternakan.  "Air adalah faktor teknis bagi terungkitnya produktivitas pertanian. Pada akhirnya, kesejahteraan petani juga meningkat," kata dia. (*)

Prodik Digital

Prodik Digital

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus