Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Wamendagri Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Bawah Laut

Upacara tersebut diikuti 63 peserta yang membawa perlengkapan selam, tabung oksigen, dan peralatan lainnya.

28 Oktober 2022 | 17.34 WIB

Image of Tempo
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

INFO NASIONAL - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 dari bawah laut Tanjung Kayu Batu, Jayapura, Papua, Jumat, 28 Oktober 2022.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dalam prosesi tersebut, Wempi bersama para peserta upacara kompak mengenakan perlengkapan menyelam. Mereka terlebih dahulu berbaris di Dermaga Ditpolairud Polda Papua, lantas kemudian menuju Tanjung Kayu Batu untuk membentangkan bendera merah putih di bawah laut.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Wempi mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini merupakan upaya menghadirkan sejarah masa lalu untuk direnungkan, dipelajari, serta menjadikannya teladan inspirasi penggerak menuju visi bangsa yang besar. Sumpah pemuda telah memberikan pelajaran mengenai cara menyikapi perbedaan sikap primordial, suku, agama, ras dan kultur, serta berbagai kepentingan menjadi kekuatan. "Sejarah telah menjelaskan bahwa pilihan pemuda waktu itu telah menjadi tonggak kuat menuju kemerdekaan," ujarnya.

Ia melanjutkan, peran pemuda sebagai pelopor dalam membangun visi kebangsaan melalui Sumpah Pemuda 1928 telah mengantarkan kepada proklamasi kemerdekaan Indonesia. Peran pemuda juga telah tercatat dengan tinta emas sepanjang masa.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda memiliki arti penting, sebab di balik adanya ancaman terhadap kesatuan Indonesia selalu bebarengan dengan adanya cita-cita mewujudkan kejayaan Indonesia. Tema "Bersatu Bangun Bangsa" yang diusung pada Hari Sumpah Pemuda kali ini dinilai memberikan pesan mendalam bahwa persatuan merupakan harga mati yang harus terus diperkuat untuk membangun ketangguhan.

"Inilah yang menjadi tekad kita untuk meneruskan perjuangan kemerdekaan mewujudkan cita-cita pada saat ini dan sepanjang masa. Semangat untuk selalu bersungguh-sungguh membangun Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur secara dinamis sesuai konteks lingkungan strategis yang selalu berubah," tutur Wempi.
Pemuda hari ini, dia melanjutkan, merupakan tokoh-tokoh yang akan berperan di masa mendatang. Kiprah yang dilakukan saat ini diyakini bakal menjadi penentu kemajuan Indonesia di masa yang akan datang. Karena itulah, pemuda saat ini perlu menjadikan nilai persatuan di atas segalanya. Tak hanya itu, keberagaman juga perlu dipandang sebagai anugerah berharga untuk menjadi kekuatan luar biasa menggapai kejayaan Indonesia.
"Pemuda bukan hanya menjadi pelaku penting membangun ketangguhan bangsa dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045, tetapi juga menjadi tulang punggung untuk kejayaan bangsa sepanjang masa," ujarnya.

Usai membacakan sambutan itu, Wempi bersama peserta upacara langsung menuju Tanjung Kayu Batu. Di sana mereka mengibarkan bendera merah putih di bawah laut. Upacara tersebut diikuti 63 peserta yang membawa perlengkapan selam, tabung oksigen, dan peralatan lainnya.

Hadir pada upacara ini Wakapolda Papua beserta jajaran, Danlantamal X, Direktur Bank Papua, Asisten Bidang Umum Setda Papua, Direktur Polairud Polda Papua, dan Aslog Lantamal X. Selain itu, hadir pula LO AL Kodam XVII Cenderawasih, Danyon Marhanlan X, dan Pembantu Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Cenderawasih Papua. (*)

Prodik Digital

Prodik Digital

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus