Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Momen

8 Juni 2009 | 00.00 WIB

Image of Tempo
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

BRASIL
Pencarian Pesawat Air France

PESAWAT Airbus A330-200 milik maskapai penerbangan Prancis Air France 447 hilang saat melintasi Samudra Atlantik, Senin pekan lalu. Pesawat hilang dari jangkauan radar saat terbang dari Rio de Janeiro menuju Paris, Prancis, dengan membawa 228 penumpang. Tiga belas di antaranya awak pesawat. Diduga pesawat jatuh ke laut setelah patah di udara.

Kesimpulan itu diambil setelah tim pencari gabung­an dari Prancis dan Brasil menemukan serpihan-ser­pihan yang diduga ­berasal dari badan pesawat yang menyebar, sekitar 650 kilometer lepas pantai Brasil. Temuan lainnya adalah ceceran minyak sepanjang 12 kilometer di permukaan laut. Namun Angkatan Udara Brasil menyatakan puing-puing ataupun ceceran minyak bukan berasal dari pesawat yang dicari.

Kotak hitam pesawat itu diduga berada di kedalaman 3.000 meter sehingga sulit ditemukan. Perairan Pernambuco, yang diduga sebagai lokasi jatuhnya pesawat, juga dihuni banyak ikan hiu. ”Tanpa kotak hitam, akan sulit sekali mengetahui fakta yang ada,” kata Kepala Kantor Penyelidikan dan Analisis Departemen Penerbangan Sipil Prancis Paul-Louis Arslanian.

AUSTRALIA
Menteri Pertahanan Mundur

MENTERI Pertahanan Aus­tralia Joel Fitzgibbon mun­dur dari kabinet, Kamis pekan lalu. Fitzgibbon meng­undurkan diri setelah ter­ungkap fakta bahwa dia me­ne­lepon seorang jenderal Ang­katan Darat yang bertang­gung jawab atas layan­an kesehatan pertahanan untuk bertemu dengan saudara ­laki-­lakinya, Mark Fitzgibbon, yang me­ngelola perusahaan asuransi.

Fitzgibbon juga dipaksa meminta maaf kepada parle­men karena tak mengung­kapkan biaya menginap yang dibayari oleh perusa­haan asuransi kesehatan swasta yang dipimpin saudara laki-lakinya itu. Sebelumnya, pada Maret lalu, politikus berusia 47 tahun itu juga mendapat kecaman publik lantaran dua kunjungannya ke Cina ternyata dibayari oleh pengusaha Australia keturunan Cina, Helen Liu.

Fitzgibbon adalah menteri pertama yang mundur dari kabinet sejak Perdana Menteri Kevin Rudd berkuasa pada November 2007. Dalam konferensi pers, Rudd mengatakan Fitzgibbon selama ini dikenal sebagai ”menteri kelas satu”. Namun dia menambahkan semua menteri­nya tahu bahwa pemerintah ”sangat mementingkan akuntabilitas”.

MADAGASKAR
Mantan Presiden Dihukum Penjara

MANTAN presiden Madagaskar Marc Ravalomanana dihukum empat tahun penjara dan denda US$ 70 juta, Rabu pekan lalu. Rava­lomanana dituduh telah ­menyalahgunakan kekuasaan karena membeli sebuah jet kepresidenan.

”Dia mencampur­adukkan ­kepenting­an umum dengan ke­­p­en­tingan priba­di,” kata Menteri Ke­ha­kim­an ­Christine Razanama­ha­soa ke­pa­­da wartawan. Peng­­adilan juga ­men­­­­jatuhkan hu­kum­an yang sama kepada mantan Men­teri Keuangan dan Anggaran Haja Razafinjatovo.

Pemerintah Ravalo­manana membeli pesawat jet Boeing seharga­ US$ 60 juta akhir tahun lalu. Pembe­lian pesawat itu memicu kecaman meng­ingat penduduk negara tersebut dilanda kemiskinan. Pemimpin oposisi Andry Rajoelina menggunakan kasus ini untuk menghantam Ravalomanana. Dengan dukungan militer, Rajoelina berhasil mengambil alih kekuasaan pada Maret lalu, dan membentuk pemerintah peralihan.

KOREA UTARA
Sidang Jurnalis Amerika

PEMERINTAH Korea Uta­ra mulai mengadili dua jurnalis Amerika Serikat, Euna Lee dan Laura Ling, di Pyongyang, Kamis pekan lalu. Keduanya didakwa telah memasuki wilayah perbatasan negara komunis itu secara ilegal dan melakukan kegiatan yang mengundang permusuhan. Mereka kemungkinan akan dipenjara minimal sepuluh tahun di kamp kerja paksa.

Euna Lee dan Laura Ling ditangkap oleh petugas Korea Utara pada 17 Maret lalu saat berada di dekat perbatasan Cina dan Korea Utara. Keduanya waktu itu sedang menggarap sebuah berita un­tuk Current TV yang bermar­kas di San Francisco, Amerika Serikat. Dua bulan setelah penangkapan,­ Duta Besar Swedia untuk Ko­rea Utara Mats Foyer, yang mewakili kepentingan Ame­ri­ka,­ bertemu dengan keduanya.

Kasus ini diduga dapat mem­perparah ketegangan antara Korea Utara dan Amerika menyusul uji coba nuklir yang dilakukan pekan lalu. ”Pyongyang sadar akan perhatian internasional dan implikasi kasus ini,” kata Park Jeong-woo, profesor hukum dan ahli sistem hukum Korea Utara dari Kookmin University, Korea Selatan.

CINA
Kebakaran Bus

SEDIKITNYA 25 orang tewas dan 78 lainnya luka-luka dalam kebakaran bus di Kota Chengdu, ibu kota provinsi Sichuan, Cina Selatan. Sebelas korban cedera yang dirawat di rumah sakit dilaporkan mengalami cedera serius.

Kebakaran terjadi ketika bus dalam perjalanan menuju pusat Kota Chengdu pada jam sibuk di pagi hari. Saksi mata mengatakan kebakaran terjadi begitu cepat. Dalam beberapa menit api langsung melalap seluruh badan bus. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Polisi se­tempat masih terus me­-nye­lidiki.

Gambar yang dipublikasikan di blog dan televisi pemerintah memperlihatkan bus nahas itu hangus terbakar, dengan sejumlah orang terluka berdiri dan berba­ring di dekat bus. Tampak pula seorang perempuan berlumuran darah bersama seorang laki-laki dengan baju terbakar.

HONG KONG
Peringatan Tragedi Tiananmen

RATUSAN ribu orang membanjiri Taman Victoria untuk memperingati tragedi Tiananmen, Kamis pekan lalu. Acara tahunan itu dipimpin oleh Xion Yan, bekas pemimpin mahasiswa seka­ligus saksi mata pembantaian di lapangan Tiananmen, Beijing, Cina, pada 4 Juni 1989. Dia menjadi salah satu veteran yang berhasil masuk ke wilayah Hong Kong.

Hong Kong menjadi ­lokasi peringatan karena pemerin­tah Cina melarang keras semua perdebatan terbuka tentang peristiwa yang menewaskan ratusan bahkan ribuan orang itu di ­wilayah Cina daratan. Bahkan sela­ma upacara peringatan ber­langsung, lapangan Tiananmen ditutup dan dijaga ketat polisi. ”Hati kami sakit, tapi kami bermimpi dalam waktu dekat kepemim­pinan otoriter Cina akan berakhir,” kata Xion Yan, yang kini hidup dalam pengasingan di Amerika Serikat.

Meski mengizinkan warga memperingati tragedi itu, pemerintah Hong Kong menolak kedatangan pemimpin unjuk rasa prodemokrasi Xiang Xiaoji dan pembuat patung Pillar of Shame asal Denmark Jens Galschiot.

Nunuy Nurhayati (BBC, Reuters, Xin Hua, AFP)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus