Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Kantor berita SANA pada Minggu, 16 April 2023, mewartakan setidaknya 26 orang tewas dalam sebuah serangan yang dilakukan oleh kelompok radikal Islamic State (ISIS) di Provinsi Hama. Sebuah sumber di kantor Kepolisian setempat menyebut saat serangan terjadi, warga setempat sedang mengumpulkan jamur truffle.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Media di Suriah mewartakan lebih dari 30 warga sipil ditembak mati dalam insiden tersebut. Seorang direktur rumah sakit di Kota Salamiyah mengatakan rumah sakit tempatnya bertugas menerima sekitar 26 orang yang tewas dalam serangan tersebut.
Sebelumnya pada akhir pekan lalu, surat kabar Al Watan memperingatkan warga yang pergi ke gurun Hama untuk mencari truffle karena tingginya risiko bagi mereka terkena ranjau serta aktivitas militan ISIS di wilayah tersebut.
Syrian Arab Red Crescent menyebut total 47 orang tewas dan 71 orang luka-luka saat mereka mengumpulkan truffle pada 5 Februari dan 22 Maret 2023. Banyak pula orang yang hilang di area tersebut, yang kemungkinan karena diculik oleh ekstrimis ISIS.
Kantor berita SANA mewartakan salah satu serangan besar yang dilakukan oleh ISIS adalah pada pertengahan Februari 2023, di mana saat itu sekitar 53 warga sipil yang sedang mengumpulkan truffle, tewas.
Jamur truffle cukup populer di kalangan Timur Tengah. Jamur ini biasanya dijual per kilogram dengan harga USD 22 sampai USD 65 per kilo (Rp 960 ribu). Truffle jenis tertentu biasanya harganya USD 237 per kilogram (Rp3,5 juta) atau tergantung pada kualitasnya. Surat kabar Al Watan menuliskan panen jamur truffle pada tahun ini cukup melimpah sehingga harganya di pasar Suriah, turun.
Sumber: RT.com
Pilihan Editor: Jamur Truffle Dikenal Mahal, Ini 4 Manfaat Kesehatan untuk Tubuh
Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.