Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Ormas Islam yang mengelola IUP akan menambah besar jumlah kerusakan lingkungan akibat kegiatan pertambangan.
Sulit mengharapkan Muhammadiyah, PBNU, dan Persis bakal kritis terhadap penguasa.
Tiga ormas itu perlu melakukan pertobatan ekologis.
AMBISI sejumlah organisasi masyarakat dan ormas keagamaan menjalankan izin usaha pertambangan (IUP) agaknya tak tertahankan lagi. Alih-alih mendengarkan kritik masyarakat yang menderas, tiga ormas Islam justru tancap gas untuk bisa segera mengeksploitasi bumi. Ancaman kerusakan lingkungan pun bakal meningkat, termasuk karena nihilnya pengalaman ormas tersebut dalam menambang.
Tiga ormas Islam—Pengurus Pusat Muhammadiyah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dan Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis)—mendirikan badan usaha untuk mengelola wilayah izin usaha pertambangan. PBNU dan Muhammadiyah mendapat konsesi tambang dari pemerintah.