Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Pep Guardiola mengatakan dia akan mempertimbangkan “banyak hal” sebelum memutuskan apakah akan memperpanjang kontraknya di Manchester City. Manajer klub Liga Inggris itu memiliki kontrak di Stadion Etihad hingga 2025 dan akan memutuskan masa depannya akhir tahun ini.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Guardiola, yang melihat rivalnya Juergen Klopp mengumumkan kepergiannya dari Liverpool pekan lalu dengan alasan kurangnya energi untuk melakukan pekerjaan itu, mengatakan dia “merasa baik” tetapi mengakui segala sesuatunya bisa berubah dalam beberapa bulan ke depan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Biasanya keputusannya cepat,” kata Guardiola pada konferensi pers pada Selasa, 30 Januari 2024 seperti dikutip ESPN.
“Kita tidak bisa mengakui delapan tahun itu waktu yang lama. Tahun depan adalah sembilan musim, jadi itu waktu yang lama. Kita harus melihat para pemain, bagaimana perilaku mereka, standar kami, apakah kami bisa mempertahankannya, dan apakah para pemain mengikuti Anda, apakah saya lelah atau tidak,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
"Banyak hal yang terlibat di dalamnya. Perpanjangan setelah dua tahun tidak sama dengan perpanjangan setelah sembilan tahun. Ini benar-benar berbeda. Saya masih duduk di sini dan saya baik-baik saja.”
"Saya pikir kita punya waktu. Sekarang saya merasa sangat baik seperti biasanya, tetapi sepak bola banyak berubah. Saya berpendapat bahwa ketika Anda memiliki sisa kontrak satu setengah tahun, itu adalah waktu yang sangat lama dalam sepak bola. Kita punya waktu.”
City, yang mengincar rekor gelar Liga Premier keempat berturut-turut, menurun performanya musim ini, tetapi akan menghadapi Burnley pada Kamis dini hari WIB, 1 Februari setelah tujuh kemenangan berturut-turut.
Rekor itu termasuk kemenangan dramatis di menit-menit akhir melawan Newcastle United dan Tottenham Hotspur dalam dua pertandingan terakhir mereka dan mereka tetap berpeluang mengulangi treble winner musim lalu, yaitu gelar Liga Premier, Liga Champions dan Piala FA.
“Menang membantu Anda memiliki lebih banyak energi, ketika Anda kalah, Anda lebih lelah,” kata Guardiola. “Saya melihat tim menjadi lebih baik dan menghadapi lawan yang sulit seperti di Goodison Park setelah Piala Dunia (Antarklub) atau tandang ke Newcastle atau Spurs dan melihat bagaimana perilaku tim… wow kami masih bersama, kami berada di jalur yang sama. Itu memberi Anda energi.”
"Anda harus menghadirkan energi setiap hari dengan apa yang Anda jalani, kehidupan pribadi, dan banyak hal. Itulah yang saya jalani sekarang. Itu sebabnya saya bilang satu setengah tahun adalah waktu yang lama,” ujarnya menambahkan.
REUTERS