Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Olahraga

Berita Tempo Plus

Yang Pergi dan Bertahan di Cipayung

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia melakukan promosi dan degradasi pemain pemusatan latihan nasional di Cipayung. Dua pasang ganda campuran dipulangkan.

22 Januari 2022 | 00.00 WIB

Tes fisik sejumlah atlet yang akan mengikuti Pelatnas PBSI 2022, di Cipayung Jakarta, 18 Januari 2022/Dok PBSI
Perbesar
Tes fisik sejumlah atlet yang akan mengikuti Pelatnas PBSI 2022, di Cipayung Jakarta, 18 Januari 2022/Dok PBSI

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia menetapkan anggota pemusatan latinan nasional tahun 2022 pada akhir Januari.

  • Sudah beredar nama-nama atlet yang tidak dipanggila ke Pelatnas Cipayung seperti Praveen Jordan, Melati Deava Oktavinati, Hafiz Faizal, dan Gloria Emanuelle Widjaja.

  • Sebagian besar pemain utama Pelatnas Cipayung 2021 masih bertahan, termasuk Greysia Polii yang semula dikabarkan akan pensiun.

GLORIA Emanuelle Widjaja, 28 tahun, menyampaikan kata perpisahan kepada rekan-rekannya di pemusatan latihan nasional (pelatnas) bulu tangkis di Cipayung, Jakarta Timur. Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia yang berpasangan dengan Hafiz Faizal itu mengunggah beberapa foto kebersamaannya dengan para atlet dan pelatih. “Almost 10 years. Moment to remember. Thank u all,” tulis Gloria di akun Instagram-nya, Rabu, 19 Januari lalu.

Kepergian Gloria dari pelatnas Cipayung sudah ramai digunjingkan sejak Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia memulangkan semua peserta pelatnas ke klub asal per 18 Desember 2021. Nama Gloria disebut-sebut bakal dicoret lantaran buruknya performa ganda campuran peringkat ke-11 dunia itu pada 2021. “Penampilan kami di tahun ini memang belum memuaskan karena mentok di babak perempat final (Indonesia Masters dan Indonesia Open 2021),” ujar Gloria, Jumat, 3 Desember 2021.

Selain Gloria/Hafiz, pasangan ganda campuran Indonesia lain, Praveen Jordan/Melati Deava Oktavianti, bernasib sama. Seperti juga Gloria/Hafiz, performa Praveen/Melati sepanjang 2021 dinilai buruk. Bahkan pelatih nasional ganda campuran Nova Widianto mengaku sempat kecewa atas daya juang juara All England 2020 itu. “Mereka bisa bagus di satu-dua turnamen, tapi jelek di banyak turnamen lain. Padahal mereka punya kualitas,” ucap Nova saat dihubungi pada Kamis, 2 Desember 2021.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Dody Hidayat

Dody Hidayat

Bergabung dengan Tempo sejak 2001. Saat ini, alumnus Universitas Gunadarma ini mengasuh rubrik Ilmu & Teknologi, Lingkungan, Digital, dan Olahraga. Anggota tim penyusun Ensiklopedia Iptek dan Ensiklopedia Pengetahuan Populer.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus