Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Banyak orang, terutama yang hanya mengenal sains seujung kuku, bertaklid kepada kepastian matematis sains, sebagai sesuatu yang obyektif.
Matematikawan yang bukan juga seorang “penyair” bukanlah matematikawan yang baik.
Probabilitas hanyalah “suatu analisis subyektif” tentang apa yang mungkin terjadi.
DI masa pandemi, orang takut kepada Tuhan, cemas kepada kematian, dan takzim kepada statistik. Kini angka-angka menerjemahkan data lapangan, seakan-akan merekalah wakil tunggal kenyataan. Seberapa cepat virus menjalar di lingkungan kita, sejauh mana vaksinasi ketiga akan menjaga ketahanan tubuh, semua dibaca dalam grafik.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo