Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Jakarta Garuda Jaya menjadi salah satu penantang baru di Proliga 2024. Berbeda dari peserta lainnya, tim ini dibentuk bukan untuk mengincar gelar juara, melainkan untuk menghadapi Kejuaraan Asia U-20.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo mengatakan Proliga 2024 bakal menjadi wadah persiapan Jakarta Garuda Jaya untuk mengikuti dua ajang tingkat internasional ke depan, yakni AVC Challenge Cup 2024 di Bahrain pada 2-9 Juni dan Kejuaraan Asia U-20 (Asian Men's U-20 Vollyball Championship 2024) di Surabaya pada 23-30 Juli.. Dia beralasan, dengan para pemain bertarung di Proliga 2024 menghadapi pemain-pemain senior, akan memberi mereka pengalaman.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Jadi Proliga ini adalah sebagai ajang uji coba (pemain Jakarta Garuda Jaya). Uji coba menghadapi senior-senior yang sangat luar biasa pengalamannya. Insya Allah dengan kami coba di Proliga itu minimal mereka 12 kali bermain. Ini bisa memberikan pengalaman," ujar dia saat ditemui seusai jumpa pers Proliga 2024 di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 23 April.
Imam menjelaskan Jakarta Garuda Jaya ini menjadi proyek jangka panjang PBVSI untuk membentuk tim nasional muda yang ditargetkan tampil di Olimpiade Brisbane 2032 mendatang. "Setelah ini kami akan merekrut pemain yang usianya di bawah 17 sampai 19 tahun untuk dipersiakan ke Olimpiade Brisbane 2032. Kalau mereka kurang bagus diganti, nanti kalau kurang bagus lagi, diganti lagi."
Hal senada juga diungkapkan manajer Jakarta Garuda Jaya Loudryan Maspaitela. Ia mengatakan, melalui tim ini, PBVSI menyediakan wadah untuk pemain muda mengasah kemampuannya dengan tampil di Proliga 2024. "Dengan ada tim junior ini, mereka saat ini bisa tampil untuk bisa menunjukkan performanya dengan semua skill yang dimiliki."
"Kehadiran Jakarta Garuda Jaya juga ke depan diharapkan mampu membuat suplai pemain untuk Proliga akan lebih banyak dan tugas kami di PBVSI adalah menyiapkan tim lapis berikutnya," kata dia menambahkan.
Profil Jakarta Garuda Jaya
Kerangka Jakarta Garuda Jaya berasal dari timnas bola voli putra U-20 Indonesia yang pernah mengikuti empat edisi Kejuaraan Voli Asia Junior pada 2004, 2006, 2008, dan 2010. Sempat vakum, tim ini kembali dibentuk pada 2018 dan turut serta pada dalam gelaran Proliga 2019.
Empat tahun berselang, timnas bola voli putra U-20 tersebut kembali dibentuk dengan nama baru Jakarta Garuda Jaya. Sekarang, tim bentukan PBVSI ini dinahkodai oleh pelatih asal Cina, Li Quijang.
Anggota tim berisikan para pemain muda, seperti Mohammad Fahril Setiawan, Fauzan Nibras, dan Raihan Rizky Attorif. Untuk gelaran Proliga 2024, PBVSI hanya menggunakan jasa satu pemain asing dari dua slot yang disediakan penyelenggara, yakni pemain timnas Thailand, Napadet Bhinijdee.
Jakarta Garuda Jaya akan tampil di pertandingan pembuka Proliga 2024 melawan juara bertahan musim lalu, Jakarta LavAni Allo Bank. Pertandingannya dijadwalkan berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada 25 April.
Berikut Daftar Pemain Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2024:
Mohammad Fahril Setiawan (Setter)
Fauzan Nibras (Opposite)
Darda Mulaya Muhammad (Middle Blocker)
Rangga Dwi Hatmojo (Outside Hitter)
Raihan Rizky Attorif (Libero)
I Ketut Yudi Aditya Riski (Outside Hitter)
Zaki Hasan Maulana (Middle Blocker)
Napadet Bhinijdee (Outside Hitter)
Pelatih: Li Quijang (Cina)
Pilihan Editor: Jakarta BIN Belum Pasti Lepas Megawati Hangestri ke Try Out V-League Korea Selatan