Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Liga Spanyol

Real Madrid Banyak Buat Kesalahan saat Lawan Real Sociedad, tapi Tetap Lolos ke Final Copa del Rey

Carlo Ancelotti mengakui Real Madrid membuat banyak kesalahan pada leg kedua semifinal Copa del Rey. Los Blancos menang dramatis atas Real Sociedad.

2 April 2025 | 11.04 WIB

Bek Real Madrid Antonio Rudiger merayakan kemenangan bersama rekan setimnya setelah adu penalti melawan Atletico Madrid dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Estadio Metropolitano, Spanyol, 13 Maret 2025. Real Madrid lolos ke perempatfinal Liga Champions setelah mengalahlan Atletico Madrid 4-2 lewat adu penalti. Reuters/Juan Medina
Perbesar
Bek Real Madrid Antonio Rudiger merayakan kemenangan bersama rekan setimnya setelah adu penalti melawan Atletico Madrid dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Estadio Metropolitano, Spanyol, 13 Maret 2025. Real Madrid lolos ke perempatfinal Liga Champions setelah mengalahlan Atletico Madrid 4-2 lewat adu penalti. Reuters/Juan Medina

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Carlo Ancelotti mengakui Real Madrid membuat banyak kesalahan pada leg kedua semifinal Copa del Rey pada Rabu dinihari, 2 April 2025. Namun, ia senang dengan reaksi para pemain sehingga bisa memaksa hasil imbang 4-4 melawan Real Sociedad pada laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Hasil imbang membuat Real Madrid mencapai final Copa del Rey dengan agregat 5-4. "Itu adalah pertandingan yang menghibur dengan banyak gol. Kami telah mencapai tujuan untuk berada di partai final. Banyak hal baik, banyak kesalahan, tetapi pada akhirnya, kami berhasil,” ujar Ancelotti seusai pertandingan dikutip dari ESPN.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dalam pertandingan tersebut, Real Sociedad sempat unggul 3-1 di pada menit ke-80. Namun, gol dari Jude Bellingham dan Aurelien Tchouameni membuat kedudukan menjadi 3-3 sepuluh menit menjelang waktu normal berakhir. Gol Mikel Oyarzabal pada menit ke-93 membawa laga semifinal ke perpanjangan waktu.

Sundulan Antonio Rüdiger pada menit ke-115 membawa Madrid ke final Piala Raja Spanyol di Seville pada tanggal 26 April mendatang. Los Blancos akan menghadapi Barcelona atau Atlético Madrid.

Ancelotti menegaskan bahwa ia tidak takut Real Madrid tersingkir ketika masih tertinggal defisit dua gol. "Saya tidak pernah mengira kami tersingkir," katanya. "Apa pun bisa terjadi di Bernabeu, terutama dalam pertandingan dengan atmosfer seperti ini, ketika kami harus melawan balik. Kami tidak pernah menyerah."

Pujian untuk Vinicius Jr dan Endrick

Ancelotti memuji Vinicius Junior, yang menciptakan dua gol dengan dua assist sensasional. Menurut dia, Vinicius, dan juga Endrick, adalah pemain yang bisa menentukan hasil pertandingan. "Itulah yang kami minta darinya (Endrick), untuk selalu bersiap. Ia berlari dengan baik, menerima umpan yang bagus dari Vinicius, dan penyelesaian yang fantastis. Itulah Endrick, dia tidak banyak menyentuh bola, tetapi dia sangat klinis,” ucap dia.

Endrick mengalami keterbatasan menit bermain musim ini. Dia harus bersaing dengan Kylian Mbappe untuk mendapatkan tempat di lini serang, tetapi dia kini telah mencetak lima gol dalam lima penampilan di Copa del Rey. "Saya harus memaksimalkannya saat bermain," kata Endrick kepada Real Madrid TV. 

"Saya tahu betapa sulitnya bermain di sini, dengan empat penyerang terbaik di dunia. Vini, Kylian, Jude, dan Rodrygo adalah pemain yang luar biasa, tetapi ketika saya memiliki kesempatan, saya harus membantu tim,” ujar pemain asal Brasil tersebut.

Adapun Aurelien Tchouameni mengakui bahwa Madrid tidak boleh senang dengan penampilan mereka. "Kami memberikan segalanya hingga akhir, tetapi kami harus bermain lebih baik. Kami harus terus menciptakan peluang, dan itulah yang kami lakukan. Namun, kami harus melakukan yang lebih baik,” ujar dia.

Arkhelaus Wisnu Triyogo

Lulus dari Universitas Indonesia program studi Indonesia pada 2014, ia bergabung bersama Tempo pada 2015. Sempat meliput politik dan hukum seputar Pemilu 2019, ia kini berfokus pada isu gaya hidup dan olahraga. Pada 2019, bersama Danang Firmanto, ia meraih ExCel Award, penghargaan untuk karya jurnalistik terbaik di bidang pemilu di kawasan ASEAN.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus