Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Tokoh

Budiyati Abiyoga

Singa Karawang

17 Mei 2004 | 00.00 WIB

Image of Tempo
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Tubuh produser film Budiyati Abiyoga, 60 tahun, agak limbung. Suaranya pun serak. Gara-garanya, ia kelelahan memasarkan film sejarah Singa Karawang-Bekasi dari pesantren ke pesantren. "Ternyata capek juga memasarkan film secara door to door," kata Budiyati kepada Ali Anwar dari TEMPO, Rabu pekan lalu.

Film yang mengisahkan perjuangan panglima tertinggi Markas Pusat Hizbullah-Sabilillah Jakarta Raya, K.H. Noer Alie, itu sempat menembus jaringan bioskop 21 pada pemutaran perdana Agustus tahun lalu. Namun, belakangan, penontonnya menurun drastis. "Mereka lebih senang menonton film Terminator 3 dan tema percintaan," ujar Budiyati. Maka, enam bulan terakhir, ia bersama rekannya, Apuk Idris, menyambangi para kiai dan guru di kampung-kampung Jawa Barat, Jakarta, dan Banten untuk menjual filmnya itu. Juga membuat puluhan ribu keping compact-disc.

Hasilnya? Lumayan, meski baru kembali ratusan juta dari total investasi Rp 1,3 miliar. "Barangkali ketutup kalau ada calon presiden mau bekerja sama memutar layar tancap," ujarnya. Wah, apa ada yang mau, ya?

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus