Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Tokoh

Berita Tempo Plus

Kelewat nakal

Dua lagu setiawan jodi suara keringat jalanan dan anjing malam dilarang ditayangkan di tvri karena syairnya dianggap kelewat nakal. tvri tidak ingin mengekspos hal yang bisa bikin panas kuping.

30 Januari 1993 | 00.00 WIB

Kelewat nakal
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

DUA lagu Setiawan Djody: Suara Keringat Jalanan dan Anjing Malam dilarang ditayangkan di TVRI. Menurut Djody, alasan pihak TVRI karena syair lagu itu kelewat nakal. Tentu saja ia tak puas, walau kata dia album itu sudah laku 80.000 kopi. ''Saya kan tidak cuma pengin kaset saya dibeli. Saya ingin kesaksian saya atas keresahan orangorang di jalanan didengar,'' kata Djody. Lagu Suara Keringat Jalanan, misalnya, bertutur soal UU Lalu Lintas. Djody mengaku setuju UU itu, cuma ia mempertanyakan bisakah denda kelewat gede itu dimusyawarahkan. Menurut pengusaha tangker ini, lagu tersebut baru bisa ditayangkan asal ada rekomendasi Menteri Penerangan. ''Kok, paternalistik banget. Dikitdikit menteri, lha kapan majunya TVRI,'' kata Djody. Bagaimana versi TVRI? ''Kami ini instansi Pemerintah. Masa, mesti mengkritik Pemerintah?'' Ini jawaban Halim Nasir, Kepala Stasiun TVRI Jakarta. UU itu, kata Halim, telah diputus Pemerintah, masa TVRI malah memutar lagu yang bernada tidak setuju. Tentu bisa membingungkan masyarakat. Jadi? ''Pendeknya, TVRI tidak ingin mengekspos halhal yang bisa bikin panas kuping pihak lain,'' kata Halim. Selain itu, ia tak yakin anak buahnya menyuruh Djody minta rekomendasi menteri. ''Kalau sedikitsedikit menteri, lha kerja kami ini apa?'' katanya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus