TEMPO.CO, Jakarta - Insiden terjadi di Asian Games 2018 di cabang akuatik, yang digelar di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, 19 Agustus 2018. Bendera Cina terjatuh saat prosesi pengibaran bendera.
Insiden ini terjadi usai atlet Cina Sun Yang menjuarai nomor gaya bebas 200 meter putra. Sun mencatatkan kecepatan 1 menit 45, 43 detik. Ia lebih cepat dari perenang Jepang Katsuhiro Matsumoto (1 menit 46,50 detik) dan rekan senegaranya Ji Xinjie (1 menit 46,68 detik).
Dua bendera Cina dan satu bendera Jepang pun dikabarkan dalam upacara penyerahan medali. Lagu Kebangsaan Cina pun dinyanyikan. Namun baru setengah jalan ketiga bendera itu dikerek, tiang penyangga ketiga bendera terjatuh ke lantai.
Meski begitu, lagu kebangsaan tetap berjalan hingga usai. Panitia kemudian langsung mengangkat bendera-bendera itu dan mengembalikan ke posisi semula. Namun Sun Yang nampak berbicara dengan salah satu panitia dan akhirnya lagu kebangsaan diulang dengan bendera yang tak dikerek ke atas.
Dalam upacara penyerahan medali selanjutnya di nomor gaya dada 200 meter putri, tiang pengerek bendera tak digunakan. Tiga bendera dipegang langsung oleh petugas pengerek bendera. Saat jeda pertandingan, serombongan panitia pun mengganti keseluruhan tiang bendera dan tiang penyangganya. Mereka menggantikannya dengan tiang bendera baru.
Pasca insiden itu, tak ada lagi kejadian serupa terjadi. Indonesia sendiri belum mampu mendulang medali dari nomor akuatik Asian Games 2018 di hari pertama ini. Tiga wakil Indonesia yang menembus babak final gagal bersaing masuk ke posisi tiga besar. Cabang renang hari ini didominasi oleh
Cina yang mendapatkan 4 medali emas, Jepang membuntuti dengan 3 medali emas.
EGI ADYATAMA
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini