Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Digital

Pemain di Industri Chip Dunia Melejit Kecuali Intel, Kenapa?

Perusahaan penyedia chip semikonduktor, Intel, sedang terpuruk.

26 Januari 2024 | 20.44 WIB

Chip baru Intel. AP/Paul Sakuma
Perbesar
Chip baru Intel. AP/Paul Sakuma

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan penyedia chip semikonduktor, Intel, sedang terpuruk. Permintaan chip untuk personal computer atau PC di perusahaan ini mengalami penurunan drastis.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Prospek pendapatan kuartal pertama 2024 Intel anjlok hingga 12 persen, permasalahan tersebut akibat menurunnya permintaan dan pemesanan chip oleh pelanggan. Para analis yang dikutip REUTERS, Jumat 26 Januari 2024, menilai kalau Intel terlambat untuk bersaing di bidang artificial intelligence atau AI pada chip mereka.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Meskipun banyak bisnis di sektor chip yang mengalami kenaikan akhir-akhir ini, Intel menjadi pengecualian, karena adanya kekhawatiran bahwa perusahaan tersebut terlambat dalam bersaing di bidang AI pusat data," kata Direkrut Investasi AJ Bell, Russ Mould.

Mould berpendapat bahwa Intel telah kalah dan tertinggal dari chip Nvidia dan Advanced Micro Devices. Pasar teknologi di masa kini disebutkan mulai beralih ke Nvidia dan Intel tidak lagi dilirik. "Nvidia dan Advanced Micro Devices berhasil memainkan peran penting dalam industri AI yang haus data," kata Mould memberikan perbandingan.

Kendati Intel tertinggal di bagian chipnya, Mould membeberkan kalau unit pemrosesan pusat atau CPU milik Intel masih kuat di pasar teknologi. CPU Intel kerap disandingkan dengan chip AI Nvidia dan dijual untuk model program AI di dunia.

Namun masalah baru mulai muncul, yakni CPU Intel yang masih laku di pasaran juga mengalami pelbagai hal rumit sehingga beberapa investor mulai beralih dan meninggalkan alat ini. Salah satunya akibat pengiriman produk yang lamban untuk sampai ke konsumen.

Analis Semikonduktor Third Bridge, Lucas Keh, juga memperkirakan kalau 2024 adalah awal yang suram bagi Intel selaku pemasok chip PC terbesar di pangsa global. Pelbagai masalah rumit yang dirasakan Intel saat ini diharapkan Lucas bisa segera pulih dan kembali normal.

Alif Ilham Fajriadi

Bergabung dengan Tempo sejak November 2023. Lulusan UIN Imam Bonjol Padang ini tertarik pada isu perkotaan, lingkungan, dan kriminalitas. Anggota Aliansi Jurnalis Independen.

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus