Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow dua lajur di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, Jumat sore, 4 April 2025. Langkah ini dilakukan atas diskresi Kepolisian untuk mengurai kepadatan kendaraan pada masa arus balik libur Lebaran 1446 H.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo mengatakan, contraflow diberlakukan mulai dari KM 70 hingga KM 47 sejak pukul 15.27 WIB. JTT mencatat peningkatan volume lalu lintas dari arah timur menuju Jakarta di ruas tol tersebut.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Kami mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan di jalan tol,” ujar Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 April 2025.
Ia juga mengingatkan pengemudi memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima, serta memperhatikan kecukupan bahan bakar, daya, dan saldo uang elektronik.
Peningkatan sudah terlihat dari beberapa hari yang lalu. Berdasarkan data Kamis, 3 April 2025, tercata 455.994 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada periode H1 hingga H+1 libur Idul Fitri 1446 H atau Lebaran 2025 yang berlangsung pada 31 Maret hingga 2 April 2025. Data tersebut merupakan angka kumulatif dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.
Total volume lalu lintas yang kembali ke Jabotabek mengalami peningkatan sebesar 17,3 persen dibandingkan dengan kondisi normal sebanyak 388.634 kendaraan. Mayoritas kendaraan berasal dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan total 215.044 kendaraan atau 47,2 persen dari total volume lalu lintas.
“Sementara itu, kendaraan dari arah Barat (Merak) tercatat sebanyak 128.694 kendaraan (28,2 persen), dan dari arah Selatan (Puncak) sebanyak 112.256 kendaraan (24,6 persen),” ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 April 2025.