Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Tinnitus atau telinga berdenging adalah sensasi mendengar suara tanpa ada sumber suara eksternal, kondisi ini bisa muncul di salah satu telinga atau keduanya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dikutip dari WebMD, denging bisa terdengar terputus-putus atau terus-menerus.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dilansir dari Channel News Asia, Kepala Audiologi di Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong, Dr Gary Lee, menjelaskan tinitus muncul ketika manusia mendengar suara tanpa adanya suara dari luar, dia menyebut hal tersebut merupakan hal yang alami terjadi.
“Ini adalah suara internal yang dihasilkan oleh otak sebagai mekanisme kompensasi jika tidak ada rangsangan pendengaran. Ini adalah fenomena alami,” kata Dr Lee seperti dilansir dari CNA pada Selasa, 18 Maret 2025.
Jika parah kondisinya telinga berdenging bisa menyebabkan orang kesulitan berkonsentrasi dan tidur. Kondisi itu mengganggu pekerjaan dan hubungan pribadi yang mengakibatkan tekanan psikologis.
Penyebab Tinnitus
Dilansir dari berbagai sumber, tinnitus dapat dipicu oleh beberapa hal, yakni:
1. Masalah bagian dalam telinga
Dilansir dari Mayo Clinic, di telinga bagian atau koklea terdapat sel rambut kecil dan halus yang bergerak saat menerima gelombang suara. Gerak itu memicu sinyal di sepanjang saraf dari telinga ke saraf pendengaran. Otak akan menerjemahkan sinyal sebagai suara.
Sering terpapar suara keras rentan mempengaruhi bagian dalam telinga. Kebocoroan impuls sinyak acak ke otak menyebabkan tinnitus.
2. Penambahan usia
Lebih lanjut, dilansir dari WebMD, kualitas pendengaran akan semakin menurun seiring menuanya usia seseorang. Penurunan fungsi pendengaran ini biasanya dimulai sekitar usia 60 dan dapat mempengaruhi kedua telinga. Intinya, tinnitus lebih mungkin dialami oleh lansia daripada orang yang lebih muda.
3. Suara keras
Mendengar suara keras dalam kurun waktu yang cukup lama, entah saat konser atau menghadiri suatu acara dapat memicu tinnitus.Suara keras dapat mempengaruhi satu atau kedua telinga, sehingga menyebabkan gangguan pendengaran dan nyeri. Kerusakan yang dialami pun bisa bersifat permanen atau sementara.
4. Penumpukan kotoran di telinga
Jarang membersihkan telinga hingga kotorannya menumpuk bisa mendasari telinga berdenging atau menyebabkan gangguan pendengaran. Hindari untuk membuang kotoran telinga sendiri tanpa alat-alat yang mendukung. Sebaiknya kunjungi dokter THT untuk membantu membersihkan kotoran yang telah menumpuk di telinga.
5. Penggunaan obat-obatan tertentu
Ternyata penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat memicu tinnitus. Beberapa jenis obat yang dapat memicunya ialah aspirin, diuretik, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), obat berbasis kina, antibiotik tertentu, antidepresan, dan obat kanker.
Biasanya makin tinggi dosisnya, maka makin besar kemungkinan seseorang mengalami masalah pendengaran. Adapun, gejala tinnitus biasanya hilang ketika penggunaan obat-obatan dihentikan.
6. Infeksi telinga dan sinus
Tinnitus kerap timbul pula saat seseorang mengalami flu. Hal itu bisa terjadi karena infeksi telinga atau sinus yang memengaruhi pendengaran dan meningkatkan tekanan pada sinus. Bila itu yang menjadi penyebabnya, maka seharusnya tinnitus tidak berlangsung lama.
7. Tekanan darah
Hipertensi atau tekanan darah tinggi dan pemicunya seperti stres, alkohol, dan kafein dapat menyebabkan tinnitus. Hal ini dikarenakan pembuluh darah di dekat telinga tengah dan dalam menjadi tidak terlalu elastis saat tekanan darah meningkat.
8. Mengidap suatu penyakit
Gangguan telinga bagian dalam yang disebut Meniere atau cedera kepala dan leher bisa membuat seseorang mengalami tinnitus. Kondisi seperti fibromyalgia dan penyakit Lyme juga dapat memicu telinga berdenging.
Perlu diingat, apabila kondisi dan gejala penyakit tinnitus berlangsung dalam waktu yang lama, konsultasikan ke dokter sebelum gejala menjadi lebih berat.
Annisa Firdausi dan Rindi Ariska berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan editor: Penyebab dan Cara Mengatasi Telinga Berdenging Saat Naik Pesawat