Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Biduran adalah akibat reaksi alergi terhadap sesuatu yang dikonsumsi. Seseorang yang memiliki reaksi alergi, tubuhnya mulai melepaskan histamin ke dalam darah. Sayangnya, reaksi hitamin menyebabkan pembengkakan, dan gatal-gatal yang tak tertahankan di seluruh permukaan kulit.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Histamin sendiri adalah bahan kimia yang diproduksi tubuh dalam upaya untuk mempertahankan diri terhadap infeksi. Beberapa faktor pemicu alergen yaitu serbuk sari, obat-obatan, makanan, bulu binatang, serta gigitan serangga.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Tak hanya berasal dari alergi, biduran atau gatal-gatal juga mungkin disebabkan oleh kondisi stres, pakaian yang terlalu ketat, setelah olahraga, penyakit, atau infeksi tertentu.
Selain itu, pun bisa dipicu oleh paparan berlebihan terhadap suhu panas maupun dingin, bahkan dari iritasi karena keringat berlebihan. Siapa saja bisa terpapar biduran, namun sulit menemukan penyebab pastinya.
Dilansir dari laman healthline.com, gejala yang paling terlihat adalah tampak bengkak berwarna merah, namun bisa juga berwarna sama dengan kulit. Ukurannya beragam dan acak-acakan, mulai dari kecil, bulat, berbentuk cincin, atau bahkan besar. Pada bagian yang bengkak akan terasa sensai gatal yang tak tertahankan.
RAUDATUL ADAWIYAH NASUTION
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.