Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta -Kompetisi olahraga persahabatan antar-negara terbesar di Asia, Asian Games, akan berlangsung dalam hitungan pekan lagi. Jakarta didapuk menjadi kota penyelenggara agenda akbar itu selain Palembang.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Sejumlah hotel dan restoran pun bersiap kedatangan tamu Asian Games dari 45 negara. Beberapa di antaranya bahkan telah mempersiapkan menu signature khusus. Salah satunya Harmoni Square Coffee Shop yang berada di Grand Mercure Jakarta Harmoni, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Public Relation Manager Grand Mercure Jakarta Harmoni, Indri Hapsari, mengatakan restorannya menyediakan sejumlah menu Nusantara pilihan yang akan dihadirkan mulai Juli hingga September. “Khususnya untuk kemerdekaan 17 Agustus nanti dan menyambut tamu Asian Games,” kata dia Rabu, 11 Juli 2018.
Menu signature yang ia sebut ini, satu di antaranya diadaptasi dari masakan tradisional khas Manado, yakni dabu-dabu. Grand Mercure Jakarta Harmoni menyediakan menu ikan dory atau john dory dengan balutan bumbu pedas khas Sulawesi Utara itu. “Namanya john dory dabu-dabu,” katanya.
John dory dabu-dabu sempat dihidangkan pada 9 Juli lalu kepada Tempo. Chef yang meracik menu ini, yakni Zippo, mengatakan menu tersebut melengkapi hidangan khas Nusantara yang umumnya kerap ditanyakan tamu-tamu asing.
Pengemasan menu sajian laut john dory dabu-dabu tampak unik. Sepotong daging yang telah di-fillet itu ditumpuk dengan nasi yang juga dicetak seukuran. Di bagian tengahnya disisipkan potongan wortel sehingga daging ikan dan nasi tampak menyerupai bun dalam humburger.
Ikan dory ini lebih dulu dimasak dengan cara dipanggang atau di-grilled. Sisi luarnya tampak kecokelatan. Namun ketika dibelah, bagian dalamnya masih putih dan juicy.
Ini adalah hasil pemanggangan dengan teknik khusus. Waktu pemanggangannya pun tak terlalu lama. Kira-kira hanya 12 menit.
Setelahnya, permukaan daging itu diguyur dengan sambal "sakti" bernama dabu-dabu. Namun, berbeda dengan dabu-dabu dari tanah asalnya, sambal di restoran ini diolah menyesuaikan dengan lidah tamu. Tak seperti aslinya yang memiliki citarasa membakar, sambal dabu-dabu olahan Chef Zippo masih ramah bagi lidah yang emoh menyantap penganan terlalu pedas.
Porsi john dory dabu-dabu tak terlampau lewah. Kira-kira cukup mengenyangkan untuk disantap satu tamu. Biasanya, menu ini menjadi sajian favorit untuk makan siang atau makan malam. Harga per porsinya Rp 135 ribu, belum termasuk pajak.